Bulan Ramadan selalu membawa perubahan menarik dalam pola konsumsi masyarakat. Aktivitas belanja biasanya meningkat seiring mendekatnya Hari Raya Idulfitri, terutama saat memasuki 10 hari terakhir. Momen ini sering terasa seperti fase paling sibuk dalam kalender belanja tahunan, baik di pusat perbelanjaan maupun di berbagai online marketplace.
Fenomena tersebut bukan sekadar kebetulan, tetapi hasil dari kombinasi faktor psikologis, budaya, dan strategi pemasaran. Banyak orang yang awalnya berniat sederhana akhirnya menambah daftar belanja tanpa rencana panjang.
Suasana Ramadan yang hangat, promosi besar-besaran, serta kebutuhan persiapan Lebaran ikut memperkuat dorongan konsumsi spontan. Yuk, pahami alasan mengapa perilaku impulsif sering muncul di fase akhir Ramadan!
