TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Erick Thohir Angkat Edwin Abdullah Jadi Wadirut PT Angkasa Pura II

Edwin sebelumnya adalah deputi Kementerian BUMN

Pengukuhan Edwin Hidayat sebagai Wakil Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero). IDN Times/Hana Adi Perdana

Jakarta, IDN Times - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akhirnya memberi jabatan baru untuk Edwin Hidayat Abdullah. Usai dicopot sebagai deputi Kementerian BUMN, Edwin diberi penugasan sebagai Wakil Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero).

Pengukuhan Edwin Hidayat sebagai Wakil Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) dilakukan melalui Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-271/MBU/11/2019. Pelantikan dilakukan Rabu (20/11) kemarin, di Kantor Kementerian BUMN.

"Bergabungnya Bapak Edwin Hidayat akan semakin memperkuat PT Angkasa Pura II dari sisi manajerial sehingga dapat mempercepat pengembangan konektivitas udara melalui bandara-bandara perseroan," kata Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin dalam keterangan resminya, seperti dikutip Kamis (21/11).

1. Edwin bakal membantu stakeholder BUMN untuk mewujudkan holding BUMN penerbangan

Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta. IDN Times/Hana Adi Perdana

Awaluddin mengungkapkan, Edwin Hidayat bakal membantu para stakeholder dalam mewujudkan holding penerbangan yang saat ini tengah dibahas.

Holding BUMN Penerbangan ini disebut-sebut bisa menghemat biaya sekitar Rp7 triliun. Penghematan ini berasal dari aspek struktur manajemen, SSC & Joiylny Procurement, ekspansi sipp services, analisis data, info sharing platforms, center of excellence, dan travel retail terintegrasi.

2. Edwin Hidayat sebelumnya menjabat Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata

Edwin Hidayat Abdullah (Antara)

Edwin Hidayat sebelumnya menjabat sebagai Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata di Kementerian BUMN.

Edwin Hidayat menamatkan kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada pada 1995, dan memperoleh gelar Master of Public Management dari National University of Singapore (Lee Kuan Yew Fellowship Programme di LKYSPP, NUS dan Kennedy School of Government, Harvard University) pada 2004-2005.

Mengawali karier sebagai Research Assistant Program Pascasarjana UGM pada 1993, Edwin kemudian bergabung dengan Industrial Bank of Japan - Indonesia pada 1996, lalu kemudian World Foos Programme - United Nations pada 1998.

Edwin kemudian berkarya di Badan Penyehatan Perbankan Nasional (1999) dan kemudian sejumlah perseroan swasta dan BUMN, hingga pada Juli 2015 bergabung dengan Kementerian BUMN.

Baca Juga: Misi Mengubah Wajah BUMN Tak Bisa Dibebankan ke Tangan Ahok

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya