TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Kereta Cepat Operasi 18 Agustus, Kemenhub Gak Kunjung Terbitkan Izin

Kereta Cepat Jakarta-Bandung bakal soft launching 18 Agustus

Penampakan rangkaian Kereta Cepat Jakarta-Bandung. (dok. KCIC)

Jakarta, IDN Times - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan belum menerbitkan izin pengoperasian Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB). Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Risal Wasal, menyatakan bahwa izin operasi tersebut masih dalam proses.

Adapun sampai saat ini Kemenhub masih melakukan uji coba dinamis sarana perkeretaapian yang ada di KCJB.

"Kereta (cepat) izin masih berjalan, prosesnya masih uji coba, hari ini kita masih uji coba dinamis untuk sarananya," ucap Risal kepada awak media, Jumat (4/8/2023).

Baca Juga: Operasional Stasiun KCJB Karawang Ditunda, Ini Penjelasan Erick Thohir

Baca Juga: Akses Stasiun Kereta Cepat Dibangun Terlambat, Ini Kata Erick Thohir

1. Tidak ada izin operasi sementara

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Risal Wasal. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Risal menambahkan, Kemenhub tidak akan mengeluarkan izin sementara kepada KCJB agar bisa mengangkut penumpang. Ada kemungkinan izin tersebut bakal keluar setelah uji coba KCJB pada 18 Agustus mendatang.

"Kita tunggu ya, kalau semuanya berjalan baik, kita akan keluarkan izin operasinya," ucap Risal.

2. KCJB soft launching pada 18 Agustus

Uji dinamis Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang disaksikan oleh Presiden Jokowi dan Presiden Xi Jiping secara virtual. (dok. YouTube Sekretariat Presiden)

Sebelumnya diberitakan, Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi memastikan bahwa KCJB gratis sampai akhirnya beroperasi secara komersial pada Oktober 2023. KCJB digratiskan setelah soft launching pada 18 Agustus 2023.

"Soft operation, uji coba (18 Agustus). Penumpang belum ditetapkan tarif, gratis sampai Oktober, tapi penumpangnya akan dipilih," kata Budi Karya saat ditemui di Stasiun KCJB Halim, Jakarta Timur, Kamis (22/6/2023).

Baca Juga: Proyek Kereta Cepat JKT-BDG Bikin Impor Kereta Melonjak 605 Persen

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya