TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Ramadan Sebentar Lagi, Simak 5 Tips Jualan Laris Manis Selama Puasa

Momentum meraup cuan saat Ramadan

Tokopedia edisi Ramadan (Dok. Tokopedia)

Jakarta, IDN Times - Ramadan atau bulan puasa sebentar lagi tiba. Waktu tersebut biasanya jadi momen yang dinantikan masyarakat Indonesia, tidak terkecuali para pelaku usaha atau penjual.

Terlebih kehadiran marketplace seperti Tokopedia semakin membuka peluang para penjual menjajakan dagangannya selama Ramadan. Hal itu terbukti lewat data Tokopedia yang menyebutkan adanya kenaikan dari sisi product page view dan pemesanan selama Ramadan.

Berdasarkan data internal Tokopedia, selama Ramadan 2022 terdapat peningkatan jumlah product page view sebesar 50 persen dan peningkatan jumlah pesanan lebih dari 77 persen dibandingkan Ramadan 2021.

"Animo tinggi masyarakat untuk belanja saat bulan puasa bisa menjadi momen yang tepat bagi para pelaku usaha, khususnya UMKM untuk memaksimalkan strategi jualan online di Tokopedia agar penjualan meningkat pesat," ujar Direktur Corporate Affairs Tokopedia, Nuraini Razak dalam pernyataannya kepada IDN Times, Rabu (8/3/2023).

Untuk itu, Nuraini membagikan lima tips agar jualan selama Ramadan jadi semakin cuan. Yuk simak!

Baca Juga: 4 Tips Aman Jualan Online, supaya Gak Melanggar HKI! 

Baca Juga: Resep Mille Crepes Milo ala Rumahan, Ide Jualan Kekinian yang Laris

1. Cari tahu produk yang laris dijual selama Ramadan

aplikasi Tokopedia (dok. Tokopedia)

Tips pertama adalah dengan mencari tahu produk-produk apa yang laris dan bisa menjadi ide jualan selama Ramadan.

Riset ini penting dilakukan pelaku usaha kalau ingin meraih cuan maksimal.

"Para penjual bisa memanfaatkan fitur 'Wawasan Pasar' di Tokopedia. Fitur ini memungkinkan penjual melihat kata kunci yang paling sering dicari atau digunakan pembeli, hingga produk yang terpopuler berdasarkan daerah dan kategori," kata Nuraini.

Data internal Tokopedia mencatat, produk seperti kartu ucapan, hampers atau parsel kue kering dan perlengkapan rumah tangga, seperti bantal dan guling menjadi beberapa produk yang paling banyak diburu masyarakat selama bulan puasa atau Ramadan 2022.

2. Percantik halaman toko dan produk

Ilustrasi kategori Fashion Tokopedia (dok. Tokopedia)

Halaman toko dan produk yang menarik berpotensi membuat pembeli semakin tertarik mengklik. Penjual bisa menggunakan fitur "Dekorasi Toko" untuk mempercantik tampilan tokonya di Tokopedia agar menarik lebih banyak pembeli.

"Fitur Dekorasi Toko di Tokopedia menyediakan template khusus yang sudah didesain sesuai dengan fungsi dan kebutuhan setiap kategori penjual. Misalnya, template untuk toko penjual fashion akan berbeda dengan penjualan elektronik atau makanan dan minuman," kata Nuraini.

Nuraini menambahkan, selain halaman toko, halaman produk pun penting diperhatikan para penjual. Foto produk harus jelas dan menampilkan kelebihannya. Judul dan deskripsi produk juga harus lengkap supaya semakin informatif dan mengakomodasi pertanyaan dari para calon pembeli.

Baca Juga: 7 Ide Jualan Takjil Laris pada Bulan Ramadan, Tertarik?

3. Aktifkan promo bebas ongkir

Promo gratis ongkir di aplikasi Tokopedia (Dok. Tokopedia)

Tips ketiga agar jualan selama Ramadan laris manis adalah dengan memanfaatkan promo bebas ongkos kirim (ongkir).

"Berdasarkan data internal Tokopedia, lebih dari setengah pesanan selama Ramadan 2022 dikirim dengan bebas ongkir," kata Nuraini.

Oleh karena itu, penjual dapat mengaktifkan fitur "Bebas Ongkir" untuk meningkatkan penjualan bahkan menjangkau lebih banyak pembeli di seluruh penjuru di Indonesia, khususnya selama bulan puasa.

4. Jual produk parsel Ramadan

Tokopedia parsel Ramadan (Dok. Tokopedia)

Sepanjang Ramadan 2022, penjualan parsel di Tokopedia tercatat melonjak hampir dua kali lipat. Pada Ramadan tahun ini, penjual bisa mendongkrak penjualan lewat halaman khusus "Parsel Ramadan" di Tokopedia.

"Pelaku usaha yang menjual parsel Ramadan sangat disarankan untuk memasukkan produk yang paling populer di toko mereka ke dalam paket parsel yang akan dijual. Penjual juga bisa mengombinasikannya dengan produk serupa atau komplementer dalam parsel tersebut," tutur Nuraini.

Selanjutnya, penjual bisa menggunakan fitur "Pelengkap Produk" untuk menambahkan kartu ucapan dan kemasan khusus untuk mempermudah pembeli.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya