Bayangkan kamu sedang mengangkat barbel yang sangat berat. Di kedua ujungnya, beban besar menggantung: satu sisi diisi oleh segelintir orang super kaya, sisi lainnya oleh mayoritas orang yang hidup pas-pasan. Di tengahnya, ada sebuah stang yang melengkung dan hampir patah. Itulah gambaran Barbell Economy alias ekonomi barbel yang sedang kita hadapi.
Ekonomi saat ini sangat bergantung pada konsumsi orang kaya, sementara kelas menengah justru terjepit dan semakin lemah. Kondisi ini terlihat stabil dari luar, tapi rapuh di dalam. Fenomena tersebut disorot dalam sebuah analisis yang dilansir Fortune.
