Jakarta, IDN Times - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Marco Rubio mendesak agar Kuba mereformasi ekonominya. Menurutnya, reformasi ekonomi adalah jalan terbaik untuk mengurangi tekanan imbas blokade AS.
“Ini cukup penting bagi rakyat Kuba untuk memiliki kebebasan, bukan hanya politik tapi ekonomi juga. Rezim ini tidak akan memberikannya kepada mereka. Rezim Kuba takut rakyat Kuba dapat mandiri dan kehilangan kontrol kekuasaannya,” ujarnya, dikutip dari The Latin Times.
Pekan lalu, Kuba sudah menutup sejumlah hotel di negaranya imbas krisis bahan bakar minyak (BBM). Havana juga sudah memperingatkan maskapai penerbangan asing soal risiko habisnya cadangan avtur.
