Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi dolar (pexels.com/Pixabay)
ilustrasi dolar (pexels.com/Pixabay)

Intinya sih...

  • Mata uang di Asia bergerak variatif, termasuk rupiah yang melemah 15 poin atau 0,09 persen dibandingkan penutupan kemarin.

  • Rupiah akan alami konsolidasi hari dengan mengarah ke melemah, karena minimnya data ekonomi dan kurangnya event penting yang dapat memengaruhi pasar.

  • Rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.600 hingga Rp16,750 per dolar AS, dengan asumsi tidak ada faktor eksternal besar yang dapat mengganggu pergerakan mata uang.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pergerakan nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka melemah pada perdagangan awal tahun, Jumat (2/1/2026). Berdasarkan Bloomberg, rupiah dibuka melemah pada level Rp16.702 per dolar Amerika Serikat.

Dengan perkembangan rupiah pagi ini, rupiah melemah 15 poin atau 0,09 persen dibandingkan penutupan kemarin.

1. Mata uang di Asia bergerak variatif

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan mata uang di Asia

  • Bath Thailand menguat 0,15 persen

  • Yuan China menguat 0,10 persen

  • Ringgit Malaysia menguat 0,06 persen

  • Dolar Singapura menguat 0,09 persen

  • Yen Jepang menguat 0,08 persen

  • Rupee India melemah 0,10 persen

  • Pesso Filipina melemah 0,03 persen


2. Rupiah akan alami konsolidasi hari dengan mengarah ke melemah

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, memperkirakan laju rupiah hari ini akan bergerak datar atau alami kosnolidasi dalam beberapa waktu mendatang, seiring minimnya data ekonomi dan kurangnya event penting yang dapat memengaruhi pasar, terutama menjelang libur akhir tahun.

"Rupiah akan bergerak datar atau alami konsolidasi," kata Lukman.

3. Rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.600 hingga Rp16,750 per dolar AS

ilustrasi uang dolar Amerika (pexels.com/Lukasz Radziejewski)

Jika BI melakukan intervensi, ini dapat memberikan dorongan positif bagi rupiah untuk menguat. Pasalnya, intervensi dari Bank Indonesia dapat memberikan keyakinan kepada pasar dan mengurangi spekulasi yang cenderung terjadi ketika pasar sedang sepi. Langkah ini bisa menstabilkan pergerakan rupiah dan memberi dorongan positif, yang pada gilirannya akan memperkuat posisi rupiah terhadap dolar AS.

"Pasar pun memperkirakan rupiah akan bergerak dalam kisaran 16.600 hingga 16.750 per dolar AS, dengan asumsi tidak ada faktor eksternal besar yang dapat mengganggu pergerakan mata uang," ujar Lukman.

Editorial Team