Jakarta, IDN Times - PT Netzme Kreasi Indonesia (Netzme) terus berupaya memperbesar literasi keuangan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). CEO Netzme, Vicky Ganda Saputra, menilai hal tersebut merupakan pekerjaan rumah (PR) lumayan besar bagi pihaknya yang merupakan perusahaan jasa keuangan (PJP) non-bank.
Adapun salah satu upaya tersebut dilakukan Netzme dengan menggandeng banyak pihak dalam gelaran Nusantara Modest Fashion Festival (NumoFest) yang baru dibuka di Main Atrium, Gandaria City, Jakarta pada Jumat (23/1/2026).
"Kami memang melihat, memperbesar literasi, mengajari (pelaku) UMKM ini adalah PR besar, butuh edukasi berbeda dan ternyata gak bisa lakukan ini sendiri. Butuh kolaborasi dengan Pemprov DKI, Bank Indonesia, partner lain yang hadiri di sini," ujar Vicky dalam pembukaan NumoFest Jakarta.
NumoFest berlangsung dari 16 Januari hingga 1 Februari 2026 di sembilan kota besar Indonesia, yaitu Makassar, Bandung, Tangerang, Jakarta, Solo, Palembang, Banjarmasin, Bekasi, dan Surabaya.
NumoFest mengusung konsep kreativitas dan inovasi, melibatkan lebih dari 300 pelaku UMKM, serta mengimplementasikan QRIS TAP sebagai metode pembayaran non-tunai utama.
