Jakarta, IDN Times - Komite Keselamatan Nasional Transportasi (KNKT) memberikan pembaruan terkini soal kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang terjadi pada pertengahan Januari ini.
Plt Ketua Subkomite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT, Henry Poerborianto, mengungkapkan pihaknya telah berhasil mengunduh data dari flight recorder (black box), atau alat perekam penerbangan yang ada di dalam pesawat.
"Sudah berhasil kami unduh dan berisi 171 jam pengoperasian pesawat udara dengan data yang terdiri dari lebih dari 180 parameter, sedangkan untuk cockpit voice recorder atau alat perekam penerbangan yang merekam suara di dalam kokpit berisi selama dua jam audio, dua jam percakapan," ujar Henry dalam konferensi pers di Kantor KNKT, Jakarta, Rabu (28/1/2026).
