Jakarta, IDN Times – Sejumlah bank Himbara akan memperkuat dana murah atau current account saving account (CASA) guna menjaga efisiensi biaya pendanaan sekaligus merespons kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen.
Corporate Secretary BTN, Ramon Armando, mengatakan perseroan telah menyiapkan berbagai skenario untuk menghadapi perubahan kebijakan moneter, termasuk dampaknya terhadap biaya dana.
“BTN terus menjaga struktur pendanaan agar tetap efisien melalui penguatan dana murah,” ujar Ramon dalam pesan singkatnya, Kamis (21/5/2026).
