Jakarta, IDN Times - Bolivia menetapkan keadaan darurat energi dan sosial imbas krisis ekonomi. Keputusan ini untuk mengatasi lonjakan inflasi di negara Amerika Selatan tersebut.
“Tujuan dari deklarasi darurat ini untuk menjamin ketersediaan suplai bahan bakar minyak (BBM) dan energi. Mengaktifkan produksi dan mengembalikan kualitas hidup dari seluruh rakyat Bolivia,” ungkapnya pada Rabu (14/1/2026), dikutip dari EFE.
Beberapa tahun terakhir, Bolivia telah dilanda krisis ekonomi imbas kelangkaan BBM. Negara Amerika Selatan itu juga dilanda kenaikan harga bahan pokok, tekanan utang, dan pelemahan mata uang.
