Jakarta, IDN Times - Ketua Dewan Direktur Indonesia Investment Authority (INA), Ridha Wirakusumah menegaskan, kehadiran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) tidak akan mengusik fokus dan pergerakan INA dalam bekerja.
Alih-alih bersaing, Ridha mengungkapkan, INA dan Danantara laiknya sister company yang punya fokus dan program berbeda meskipun ada di dalam satu negara.
"Danantara is sister company kan. Kalau di negara lain tuh banyak lho sovereign wealth fund yang ada tiga, empat, lima gitu," kata Ridha di Jakarta, Senin (17/11/2025).
