Jakarta, IDN Times - Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) memainkan peran penting dalam pengawasan terhadap program unggulan Presiden Prabowo Subianto, yakni Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini mulai diimplementasikan pada 6 Januari 2025, dengan target menjangkau 82,9 juta penerima manfaat hingga November 2025.
Direktur Pengawasan Bidang Pertahanan dan Keamanan BPKP, Setia Pria Husada, menjelaskan pendekatan awal pengawasan terhadap Badan Gizi Nasional (BGN) belum langsung dilakukan melalui audit menyeluruh (assurance), melainkan dimulai dengan jasa konsultasi dan pendampingan.
“(BGN) merupakan lembaga baru, jadi kita tidak bisa langsung melakukan audit. Fokus kami adalah mencegah kesalahan sejak awal. Karena jika terjadi kesalahan besar, biaya koreksinya bisa sangat tinggi,” ujar Setia kepada IDN Times beberapa waktu lalu.