Jakarta, IDN Times - Otoritas pengawas pasar China, State Administration for Market Regulation (SAMR), resmi merilis panduan baru untuk mengatur perilaku penetapan harga di industri otomotif nasional, pada Kamis (12/2/2026). Langkah strategis ini diambil guna mengakhiri tren perang harga yang dianggap merusak stabilitas pasar dan menggerus profitabilitas manufaktur kendaraan di seluruh negeri. Inisiatif tersebut muncul sebagai respons terhadap kondisi ekonomi yang diwarnai oleh stagnasi permintaan domestik yang cukup signifikan pada awal tahun ini.
Melalui regulasi ini, pemerintah pusat berupaya menciptakan iklim persaingan yang sehat dan adil bagi seluruh pihak, mulai dari produsen dan pemasok suku cadang hingga diler ritel. Fokus utama kebijakan ini adalah mengalihkan persaingan industri agar lebih menekankan pada aspek kualitas produk dibandingkan sekadar melakukan pemotongan harga secara agresif. Upaya tersebut diharapkan dapat memulihkan kepercayaan konsumen sekaligus menjaga keberlanjutan jangka panjang sektor otomotif yang merupakan salah satu pilar ekonomi terbesar di China.
