Jakarta, IDN Times - Pemerintah China resmi membuka kembali akses pasar untuk ratusan fasilitas pengolahan daging sapi dari Amerika Serikat (AS). Kebijakan ini mulai berlaku pada Jumat (15/5/2026), setelah kedua negara menyelesaikan serangkaian perundingan.
Pembukaan kembali jalur perdagangan ini diharapkan bisa mengatasi masalah perizinan yang sebelumnya menghambat ekspor daging sapi AS ke China. Keputusan ini disambut baik karena dinilai dapat mengurangi ketegangan perdagangan di sektor pertanian dan peternakan antara kedua negara.
