Jakarta, IDN Times - Pemerintah China menyampaikan keberatan resmi terhadap rencana Uni Eropa (UE) yang mewajibkan penggunaan komponen lokal dalam sektor strategis. Beijing menilai aturan yang dikenal dengan inisiatif "Made in Europe" tersebut bersifat diskriminatif dan menyatakan kesiapannya untuk mengambil langkah balasan jika regulasi itu merugikan perusahaan mereka.
Kementerian Perdagangan (Kemendag) China telah mengirimkan nota keberatan kepada Komisi Eropa pada Jumat (24/4/2026). Dalam pernyataannya, kementerian menegaskan komitmen Beijing untuk melindungi hak dan kepentingan sah perusahaan-perusahaan China dari dampak kebijakan tersebut.
