Jakarta, IDN Times - Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan kabar optimistis soal kondisi sosial ekonomi Indonesia. Dalam pidatonya di World Economic Forum (WEF) Davos, Swiss, pekan lalu, Prabowo menyebut tingkat kemiskinan ekstrem di Indonesia terus menurun hingga mencapai level terendah dalam sejarah.
Pernyataan tersebut menjadi sorotan, seiring upaya pemerintah untuk mempercepat pengentasan kemiskinan sekaligus memperkuat daya beli masyarakat. Namun di tengah klaim positif itu, pertanyaan yang kerap muncul adalah, ‘sebenarnya kita berada di kelas ekonomi yang mana?’
Sejumlah indikator dapat digunakan untuk menilai posisi ekonomi seseorang, apakah termasuk kelas bawah, menengah bawah, atau kelas menengah. Mengutip laporan GoBankingRates, ada lima ciri utama yang umumnya melekat pada kelompok kelas bawah dan menengah bawah. Apa saja itu?
