Jakarta, IDN Times - Ekosistem Sungai Musi di Sumatra Selatan (Sumsel) tengah dipulihkan melalui inisiatif pelestarian ikan endemik Belida. Itu untuk menjawab ancaman kepunahan ikan yang menjadi identitas budaya warga Sumsel, sekaligus memperbaiki kondisi ekonomi masyarakat nelayan di bantaran sungai.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun mengungkapkan, kerusakan lingkungan selama ini telah membuat pembudidaya ikan terjebak dalam kerentanan ekonomi.
Hal ini terlihat dari Nilai Tukar Pembudidaya Ikan (NTPi) yang sempat berada di angka 95,53, bahkan memicu fenomena gagal usaha atau "gulung waring" di Kampung Perikanan Sungai Gerong. Program bertajuk Belida Musi Lestari ini mulai diinisiasi oleh Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju sejak 2022 sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.
“Sungai Musi bukan hanya ikon Provinsi Sumatera Selatan, tapi juga menjadi urat nadi kehidupan, jejak sejarah dan identitas budaya masyarakat disana. Termasuk Ikan Belida yang sudah ratusan tahun menjadi bagian jati diri warga Sumsel, sehingga dijadikan bakan baku utama kuliner pempek yang otentik,” kata Roberth dalam keterangan tertulis, Selasa (14/4/2026).
