Jakarta, IDN Times – Managing Director Danantara Indonesia, Febriany Eddy, menegaskan kebijakan injeksi modal dan restrukturisasi keuangan terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bukanlah tujuan akhir, melainkan titik awal transformasi jangka panjang perusahaan.
Ia menyebut PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk sebagai contoh konkret penerapan kebijakan tersebut, yang ke depan juga akan diterapkan pada BUMN lain yang telah menjalani restrukturisasi. Adapun PT GARUDA Indonesia (Persero) Tbk mendapatkan suntikan modal sebesar Rp23,67 triliun dari PT Danantara Asset Management (DAM).
“Kalau dulu capital injection dan financial restructuring dianggap sebagai end game, sekarang kami ubah mindset-nya. Itu justru awal dari transformasi,” ujar Febriany dalam Program Semangat Awal Tahun 2026 bertema Danantara dan Transformasi BUMN Menuju Korporasi Kelas Dunia by IDN Times, Rabu (14/1/2025).
Ia mengibaratkan injeksi modal seperti pasien di ruang ICU. Dana tersebut hanya berfungsi untuk membuat perusahaan “hidup” kembali, tetapi tidak otomatis menjadikannya sehat dan berkelanjutan. Penentu keberhasilan justru terletak pada langkah lanjutan setelah injeksi diberikan.
Dalam kasus Garuda Indonesia, dana yang dikucurkan digunakan secara ketat dan terarah. Salah satu fokus utamanya adalah mengatasi banyaknya pesawat yang mengalami grounded.
Kondisi tersebut membuat maskapai kehilangan pendapatan karena pesawat tidak bisa beroperasi, sementara biaya sewa dan perawatan tetap berjalan sebagai beban tetap.
“Kalau pesawatnya grounded, revenue-nya nol, tapi biaya leasing dan maintenance tetap jalan. Semakin banyak pesawat grounded, makin jebol keuangannya,” jelasnya.
Karena itu, dana injeksi hanya boleh digunakan untuk membenahi pesawat agar kembali terbang dan menghasilkan pendapatan. Setelah armada kembali beroperasi, langkah selanjutnya adalah mengatur penempatan pesawat serta memastikan rute penerbangan memberikan kinerja keuangan yang sehat.
"Ini bukan akhir cerita, ini justru awalnya,” tegas Febriany.
Pendekatan serupa diterapkan pada PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Meski sempat menunjukkan peningkatan daya saing sebelum 2023, insiden kebakaran membuat operasional perusahaan terganggu dan modal kerja menipis.
Dalam kondisi tersebut, Krakatau Steel terpaksa mencari pinjaman dengan bunga tinggi, yang justru semakin membebani keuangan perusahaan. Pemerintah kemudian memberikan dukungan dana dalam jumlah terbatas agar operasional perusahaan bisa kembali berjalan.
“Sebenarnya mereka meminta injeksi yang lebih besar, tetapi kami berikan sesuai porsi yang bisa kami dukung,” katanya.
Setelah kondisi dasar perusahaan kembali stabil, tahapan berikutnya tetap sama, yakni transformasi menyeluruh. Menurut Febriany, upaya penyehatan BUMN memang bukan pekerjaan mudah dan harus dilakukan satu per satu dengan pendekatan yang spesifik.
“Ini pekerjaan pelik. Tapi kami bekerja bersama pengurus, karena pada akhirnya kami sebagai pemegang saham ingin memastikan perusahaan negara bisa sehat, kompetitif, dan berkelanjutan,” jelasnya.
IDN Times kembali menggelar Semangat Awal Tahun (SAT) 2026 by IDN Times yang menjadi forum diskusi tahunan. Acara ini digelar di IDN HQ, Jakarta Selatan, pada 14-15 Januari 2026.
SAT 2026 by IDN Times menghadirkan sejumlah pemimpin nasional, pengambil kebijakan, pelaku industri, dan tokoh-tokoh inspiratif. Dengan tema 440 Hari Pemerintahan Presiden Prabowo: Menuju Pertumbuhan yang Berkualitas, SAT 2026 dirancang buat menjangkau Milenial dan Gen Z sekaligus menjadi wadah membahas isu-isu berkembang saat ini.
SAT 2026 juga menghadirkan Awarding Session sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh-tokoh inspiratif melalui penghargaan "Inspiring Newsmaker of The Year 2026".
