CEO Danantara Sebut Valuasi Telkom Tembus Rp115 Triliun, Ini Alasannya

- Valuasi saham Telkom naik hingga Rp115 triliun dalam enam bulan terakhir.
- Danantara fokus pada transformasi teknologi, SDM, dan integritas di BUMN.
- Transformasi digital melibatkan penerapan teknologi terkini untuk meningkatkan daya saing dan efisiensi operasional.
Jakarta, IDN Times – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) mengklaim telah berhasil mendongkrak nilai valuasi sejumlah perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), salah satunya PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom).
Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani menjelaskan, dalam lima tahun terakhir, valuasi saham Telkom cenderung mengalami penurunan. Namun, dalam enam bulan terakhir, saham Telkom menunjukkan tren positif yang signifikan, bahkan mengalami lonjakan hingga 81 persen.
"Lonjakan ini membawa nilai valuasi saham Telkom meningkat sekitar Rp112 triliun hingga Rp115 triliun. Angka ini menunjukkan potensi besar dari strategi transformasi yang dijalankan oleh Telkom, terutama di bidang digitalisasi dan inovasi teknologi," ungkap Rosan dalam acara Semangat Awal Tahun 2026 by IDN Times, yang berlangsung pada Rabu (14/1/2026) dengan sesi bertajuk Peran Danantara Indonesia Mendorong Pertumbuhan Berkualitas.
Rosan menjelaskan, Danantara tidak hanya fokus pada perubahan aspek teknis, tetapi juga melakukan transformasi menyeluruh pada BUMN, termasuk di antaranya pengembangan dan perbaikan Sumber Daya Manusia (SDM). Selain itu, Danantara memastikan rencana-rencana strategis yang dirumuskan oleh BUMN dapat berjalan efektif untuk mendukung pertumbuhan perusahaan-perusahaan tersebut.
Perubahan positif valuasi saham juga tercatat pada beberapa BUMN besar lainnya, seperti PT Garuda Indonesia Tbk dan PT Krakatau Steel Tbk. Menurut Rosan, transformasi digital yang dilakukan oleh BUMN-BUMN tersebut turut melibatkan penerapan teknologi terkini, seperti akal imitasi (AI) dan blockchain, yang kini menjadi bagian dari upaya mereka untuk meningkatkan daya saing dan efisiensi operasional.
"Transformasi digital yang kami lakukan bukan hanya untuk mengikuti tren, tetapi untuk memastikan BUMN tetap relevan di tengah perkembangan teknologi yang pesat. Perubahan ini terus berjalan, dan kami terus berkomitmen untuk mendukungnya," ujatnya.
Selain aspek transformasi teknologi, Rosan juga menekankan pentingnya menjaga integritas dalam setiap langkah yang diambil oleh Danantara dan perusahaan-perusahaan yang dikelola. Menurutnya, Danantara memiliki kebijakan zero tolerance terhadap korupsi dan praktik negatif lainnya.
"Kami juga memberikan apresiasi kepada mereka yang melakukan hal-hal positif, terutama jika mereka bisa menciptakan dampak positif di lingkungan kerjanya. Ini bagian dari bentuk transformasi yang kami dorong," ujar Rosan.
Dengan strategi transformasi yang menyeluruh, baik dari sisi teknologi, SDM, maupun integritas, Danantara berharap dapat terus mendorong BUMN untuk tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia.
IDN Times kembali menggelar Semangat Awal Tahun (SAT) 2026 by IDN Times yang menjadi forum diskusi tahunan. Acara ini digelar di IDN HQ, Jakarta Selatan, pada 14-15 Januari 2026.
SAT 2026 by IDN Times menghadirkan sejumlah pemimpin nasional, pengambil kebijakan, pelaku industri, dan tokoh-tokoh inspiratif. Dengan tema 440 Hari Pemerintahan Presiden Prabowo: Menuju Pertumbuhan yang Berkualitas, SAT 2026 dirancang buat menjangkau Milenial dan Gen Z sekaligus menjadi wadah membahas isu-isu berkembang saat ini.
SAT 2026 juga menghadirkan Awarding Session sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh-tokoh inspiratif melalui penghargaan "Inspiring Newsmaker of The Year 2026".













