Jakarta, IDN Times - Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Roeslani menyampaikan total investasi yang telah mereka gelontorkan untuk proyek hilirisasi mencapai 26 miliar dolar AS.
Angka tersebut setara Rp449,8 triliun dengan acuan kurs Rp17.300 per dolar AS. Investasi itu mencakup proyek hilirisasi fase pertama, fase kedua, serta proyek-proyek di luar kedua fase tersebut.
"Jadi kalau kita kumpulkan ini di luar nanti yang akan dibangun, proyek-proyek yang sudah terbangun oleh kami kurang lebih nilainya 26 miliar dolar AS," katanya dalam kegiatan peletakan batu pertama (groundbreaking) hilirisasi tahap kedua di Cilacap, Rabu (29/4/2026).
