167 BUMN Ditutup, Bos Danantara Pastikan Pegawai Tak Kena PHK

- Dony Oskaria mengungkapkan sebanyak 167 BUMN telah dilikuidasi selama satu tahun program konsolidasi Danantara tanpa ada pegawai yang terkena PHK.
- Program konsolidasi menargetkan pengurangan jumlah BUMN dan anak usaha dari 1.100 menjadi 257 perusahaan, mencakup sektor logistik, aset, perhotelan, hingga asuransi.
- Konsolidasi BUMN karya mengalami penundaan dari target Juni 2026 karena kompleksitas restrukturisasi, namun dipastikan tetap rampung dalam tahun berjalan.
Jakarta, IDN Times - Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN)/Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria membeberkan sebanyak 167 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah dilikuidasi.
Proses itu telah dilaksanakan satu tahun terakhir ini, selama Danantara Indonesia berdiri, dan memulai program konsolidasi (streamlining).
“Total yang sudah dilikuidasi itu kurang lebih sampai dengan hari ini itu sudah sekitar 167 perusahaan,” kata Dony di Hotel Mulia Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (28/4/2026).
1. Pastikan tak ada pegawai yang di-PHK

Dony tak membeberkan rincian perusahaan yang ditutup. Namun, dia memastikan dari likuidasi itu, tak ada pegawai yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).
“Streamlining ini tujuannya untuk karyawan. Jadi tidak usah khawatir semuanya dilakukan dengan niat baik. Tidak usah khawatir untuk karyawan, karena karyawan tidak akan di PHK,” ujar Dony.
Dia mengatakan, konsolidasi berfokus pada efisiensi proses bisnis, bukan pada jumlah pekerja.
“Ini akan menciptakan perusahaan-perusahaan yang sehat, yang justru ke depannya akan bisa dinikmati oleh para karyawan,” tutur Dony.
2. Konsolidasi BUMN diselesaikan tahun ini

Adapun konsolidasi BUMN menargetkan pemangkasan jumlah BUMN dan anak usahanya, dari 1.100 perusahaan menjadi 257 perusahaan.
Dia menyontohkan, konsolidasi itu akan menggabungkan BUMN di sektor logistik, manajemen aset, sekuritas, industri perhotelan, industri semen, asuransi, dan sebagainya.
“Jadi semuanya akan kita eksekusi. Karena memang deadline dari Bapak Presiden. Secepat mungkin kita bisa menyelesaikan, semakin baik,” ucap Dony.
3. Merger BUMN karya mundur

Dalam kesempatan itu, Dony mengungkapkan konsolidasi BUMN karya akan mundur dari target di Juni 2026. Namun, dia memastikan proses itu akan selesai tahun ini.
“Tadi saya sampaikan ada yang komplikasinya banyak, dan ini harus satu-satu diulik, dan didesain skenario daripada restrukturisasinya,” kata Dony.


















