Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Dari Limbah Jadi Cuan, Ini 5 Ide Bisnis Ekonomi Sirkular Fashion
ilustrasi mendapatkan ide (freepik/freepik)
  • Konsep ekonomi sirkular di industri fashion mendorong pemanfaatan ulang pakaian bekas agar tidak menjadi limbah dan justru bernilai ekonomi baru.

  • Ide bisnis kreatif seperti upcycling, thrift store terkurasi, pengolahan limbah kain, jasa sewa pakaian, hingga workshop reparasi dan kustomisasi busana.

  • Tujuannya mengubah kebiasaan konsumtif fast fashion menjadi peluang usaha berkelanjutan yang ramah lingkungan sekaligus menguntungkan secara finansial.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lemari bajumu sudah penuh sesak, tapi rasanya selalu ada yang kurang? Kamu gak sendiri, kok. Fenomena fast fashion membuat kita terus-menerus membeli pakaian baru dan dengan cepat menyingkirkan yang lama.

Kalau kamu mengalami hal yang sama, yuk kenalan sama ekonomi sirkular. Menurut Ellen MacArthur Foundation, konsep ini mengubah pola pikir lama industri fesyen dari sekadar memproduksi limbah menjadi mengutamakan pemakaian berulang. Kamu pun bisa melakukannya dengan menyulap pakaian-pakaian bekas menjadi koleksi baru yang bernilai.

Oke terus, apa saja kesempatan-kesempatan bisnis yang bisa kamu manfaatkan dari konsep ekonomi sirkular? Cek selengkapnya di poin-poin berikut ya!

1. Bisnis upcycling ubah pakaian bekas jadi produk baru

ilustrasi melakukan upcycle fashion (freepik/freepik)

Nah, konsep upcycling adalah seni mengubah produk bekas atau limbah menjadi produk baru dengan kualitas dan nilai yang lebih tinggi. Ini bukan sekadar mendaur ulang, melainkan memberikan nyawa dan fungsi baru yang lebih keren. 

Kamu bisa mengumpulkan jeans bekas dan mengubahnya menjadi tas jinjing, jaket denim, atau bahkan dompet yang unik. Potongan-potongan kain perca dari berbagai pakaian bisa disulap menjadi patchwork outer yang artistik dan tidak ada duanya. Kunci dari bisnis ini adalah kreativitas tanpa batas. Coba deh!

2. Toko thrift terkurasi dengan konsep unik

ilustrasi thrift shop (freepik/freepik)

Bisnis pakaian bekas atau thrifting memang sudah menjamur, tapi kamu bisa tampil beda dengan menyajikan toko thrift yang terkurasi. Alih-alih menjual semua jenis pakaian, fokuslah pada satu tema spesifik. Misalnya, kamu bisa membuka toko khusus vintage 90-an, koleksi pakaian Y2K (Year 2000), atau bahkan kurasi khusus pakaian formal untuk kerja. 

Dengan penataan yang apik dan branding yang kuat di media sosial, toko thrift milikmu akan memiliki target pasar yang loyal dan jelas.

3. Pengolahan limbah kain menjadi serat daur ulang

ilustrasi mengolah limbah fashion (freepik/freepik)

Ide bisnis ini bermain di skala yang lebih besar dan menyasar pasar B2B (Business-to-Business). Kamu bisa mendirikan fasilitas untuk mengumpulkan sisa potongan kain (limbah garmen) dari pabrik-pabrik tekstil di sekitarmu. 

Limbah kain ini kemudian diolah kembali menjadi serat atau benang daur ulang yang bisa dijual kembali ke pabrik tekstil untuk dijadikan bahan baku kain baru. Bisnis ini secara langsung memotong siklus pembuangan limbah di level industri.

4. Buka jasa sewa pakaian untuk acara spesial

ilustrasi gaun untuk disewa (freepik/freepic.diller)

Berapa banyak orang yang membeli gaun atau setelan mahal hanya untuk dipakai sekali ke acara pernikahan atau wisuda? Jasa sewa pakaian adalah solusi cerdas untuk masalah ini. 

Kamu bisa menyediakan koleksi pakaian pesta, gaun wisuda, atau bahkan kostum tematik yang bisa disewa oleh pelanggan. Model bisnis ini tidak hanya mengurangi konsumsi berlebih, tetapi juga memberikan akses bagi banyak orang untuk tampil maksimal tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.

5. Workshop reparasi dan kustomisasi pakaian

ilustrasi pengerjaan workshop reparasi (freepik/cookie_studio)

Alih-alih membuang pakaian yang rusak sedikit, banyak orang kini mencari cara untuk memperbaikinya. Kamu bisa membuka jasa reparasi modern yang tidak hanya menambal lubang, tapi juga memberikan sentuhan kustomisasi yang personal. 

Tawarkan jasa bordir nama, lukis jaket, atau visible mending (teknik menambal yang sengaja ditonjolkan sebagai bagian dari estetika). Bisnis ini menjawab tren personalisasi sekaligus memperpanjang umur pakaian.

Jadi, siapa bilang sampah hanya jadi masalah? Dengan sedikit kreativitas dan kejelian melihat peluang, limbah fashion bisa menjadi ladang bisnis yang menjanjikan sekaligus berkontribusi positif bagi bumi. Kamu tertarik coba yang mana, nih?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team