Jakarta, IDN Times - Ribuan warga di Bolivia mengadang dan memblokade jalan menuju ke ibu kota La Paz selama lebih dari sepekan Mereka juga mendesak Presiden Bolivia, Rodrigo Paz untuk mundur dari jabatannya.
Dilansir Deutsche Welle, blokade dan demonstrasi telah melumpuhkan ibu kota Bolivia itu dalam beberapa hari terakhir. Sementara, demonstrasi kali ini diikuti oleh penambang, petani, guru sekolah, warga pribumi, dan lainnya yang mendesak stabilisasi ekonomi, kenaikan gaji, dan penyetopan privatisasi badan usaha milik negara (BUMN).
Sebelum terjadi kerusuhan antara demonstran dan polisi, diketahui 20 perwakilan penambang sudah bertemu dengan presiden. Pemerintah setempat mengatakan siap untuk membuka dialog dengan demonstran untuk menyelesaikan masalah.
