Jakarta, IDN Times - Direktur Utama (Dirut) PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Gigih Prakoso membuka opsi impor untuk menstabilkan harga gas seperti yang diminta Presiden Joko 'Jokowi' Widodo.
"Kami akan tetap buka peluang dan kesempatan apabila memungkinkan lakukan impor dalam rangka berikan harga khusus untuk sektor industri tertentu. Ini juga sebagai opsi, sebagai balancing apabila diperlukan harga yang jauh lebih kompetitif yang bisa diperoleh dari sources Liquefied natural gas, (LNG) ke depan," kata Gigih di Kantor Pusat PT PGN, Jakarta, Selasa (21/1).