Jakarta, IDN Times - Manajemen PT Sarinah (Persero) menegaskan tidak ada kebijakan yang melarang karyawan untuk menggunakan hijab saat bekerja. Hal ini sekaligus menepis isu yang disampaikan oleh Komisi VI yang mendapatkan laporan dari SPG Sarinah tidak diperkenankan menggunakan hijab.
Direktur Utama Sarinah, Fetty Kwartati, mengatakan bahwa karyawan atau manajemen diberikan kebebasan mempunyai kepercayaan masing-masing. Bahkan Sarinah justru merangkul setiap perbedaan agama yang dianut di semua level jabatan.
"Jadi sekali lagi untuk karyawan maupun manajemen di Sarinah, tidak ada Policy untuk melarang ketentuan untuk menggunakan hijab,"ucapnya kepada awak media di Gedung Sarinah, Senin (17/4/2023).
