Presiden Prabowo Subianto di acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan di Karawang, Rabu (7/1/2026) (Youtube.com/Sekretariat Presiden)
Usai meminta bantuan ke Prabowo, akhirnya pemerintah sepakat memberikan dana pinjaman lunak senilai Rp39,1 triliun. Pinjaman itu menggunakan skema Operator Investasi Pemerintah (OIP) dengan bunga 2 persen.
Menurut Rizal, bunga itu jauh lebih rendah dibandingkan pinjaman dari Himpunan Bank-Bank Negara (Himbara).
“Alhamdulillah beliau menyetujui Rp39 triliun tersebut kami ajukan, mohon dengan segala hormat Bapak jangan menggunakan dana Himbara yang 7 persen, yang 7 persen. Kami mohon dengan pinjaman OIP dari Bank Indonesia,” tutur Rizal.
Pinjaman itu diberikan untuk menutupi kebutuhan modal Bulog dalam pengadaan 4 juta ton CBP tahun ini.
“Nah dengan Rp68 triliun ini, kami baru dibantu oleh Kemenkeu itu baru Rp22 triliun, masih kurang Rp39 koma sekian triliun,” ucap Rizal.