Jakarta, IDN Times - Pengiriman 80 ribu ton beras kualitas unggul asal Thailand ke Irak terpaksa dibatalkan di Pelabuhan Bangkok akibat memanasnya konflik bersenjata di Timur Tengah. Keputusan mendadak ini diambil setelah pihak pembeli meminta muatan diturunkan kembali ke gudang karena khawatir akan keselamatan kapal dan barang di jalur pelayaran yang berbahaya.
Kondisi ini menjadi pukulan telak bagi para petani di Thailand yang kini terjepit di antara dua masalah besar, penurunan permintaan pasar luar negeri dan lonjakan biaya produksi. Tanpa adanya pesanan baru yang masuk, penumpukan stok beras di gudang lokal dikhawatirkan akan menjatuhkan harga jual di tingkat petani dan mengancam kesejahteraan mereka.
