Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

10 Negara dengan Kenaikan Harga BBM Tertinggi Imbas Perang AS-Iran

10 Negara dengan Kenaikan Harga BBM Tertinggi Imbas Perang AS-Iran
Ilustrasi kapal tanker yang melewati Selat Hormuz. (Unsplash.com/Alexandr Popadin)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Konflik AS dan Israel dengan Iran memicu lonjakan harga BBM global hingga 85 negara terdampak, dengan Kamboja mencatat kenaikan tertinggi mencapai hampir 68 persen.
  • Penutupan Selat Hormuz membuat negara-negara Asia sangat terpukul karena ketergantungan tinggi pada jalur minyak tersebut, mendorong Jepang dan Korea Selatan ambil langkah darurat energi.
  • Dampak terparah terjadi di Asia Selatan; Bangladesh menutup universitas dan Pakistan menerapkan kerja empat hari demi hemat BBM, sementara G7 bahas pelepasan cadangan strategis.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Konflik geopolitik di Timur Tengah (Timteng) yang dipicu serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran telah menyebabkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di berbagai negara. Apalagi, dengan penutupan Selat Hormuz yang mengganggu lalu lintas pengiriman BBM ke berbagai negara.

Dilansir Al Jazeera, Jumat (13/3/2026), kenaikan BBM di AS telah mencapai 20 persen menurut data American Automobile Association (AAA) Fuel Prices. Sementara itu, menurut data yang dianalisis dari Global Petrol Prices, setidaknya 85 negara telah melaporkan kenaikan harga bensin setelah serangan awal AS dan Israel ke Iran pada 28 Februari 2026.

Table of Content

1. Negara tetangga RI catatkan kenaikan harga BBM tertinggi

1. Negara tetangga RI catatkan kenaikan harga BBM tertinggi

Daftar Negara dengan Kenaikan Harga BBM Tertinggi Imbas Perang AS-Iran
Kapal Gamsunoro milik PT Pertamina International Shipping (PIS). (dok. PIS)

Kamboja mencatat kenaikan harga bensin tertinggi, hampir 68 persen, naik dari 1,11 dolar AS per liter untuk bensin dengan nilai oktan 95 pada 23 Februari, menjadi 1,32 dolar AS pada 11 Maret. Vietnam menyusul dengan kenaikan 50 persen, kemudian Nigeria sebesar 35 persen, Laos sebesar 33 persen.

Berikut daftar 10 negara dengan kenaikan BBM tertinggi setelah perang AS-Iran, dikutip dari Aljazeera:

1. Kamboja

Sebelum perang (23 Februari): 1,11 dolar AS

Setelah perang (11 Maret): 1,32 dolar AS

Kenaikan Harga: 67,81 persen

2. Vietnam

Sebelum perang: 0,75 dolar AS

Setelah perang: 1,13 dolar AS

Kenaikan Harga: 49,73 persen

3. Nigeria

Sebelum perang: 0,59 dolar AS

Setelah perang: 0,80 dolar AS

Kenaikan Harga: 35,02 persen

4. Laos

Sebelum perang: 1,34 dolar AS

Setelah perang: 1,78 dolar AS

Kenaikan Harga: 32,94 persen

5. Kanada

Sebelum perang: 1,16 dolar AS

Setelah perang: 1,30 dolar AS

Kenaikan Harga: 28,36 persen

6. Pakistan

Sebelum perang: 0,92 dolar AS

Setelah perang: 1,15 dolar AS

Kenaikan Harga: 24,49 persen

7. Maldives

Sebelum perang: 0,87 dolar AS

Setelah perang: 1,04 dolar AS

Kenaikan Harga: 18,54 persen

8. Australia

Sebelum perang: 1,11 dolar AS

Setelah perang: 1,31 dolar AS

Kenaikan Harga: 18,23 persen

9. Amerika Serikat

Sebelum perang: 0,87 dolar AS

Setelah perang: 1,01 dolar AS

Kenaikan Harga: 16,55 persen

10. Singapura

Sebelum perang: 2,16 dolar AS

Setelah perang: 2,50 dolar AS

Kenaikan Harga: 15,69 persen.

2. Alasan negara-negara Asia ikut terdampak

Daftar Negara dengan Kenaikan Harga BBM Tertinggi Imbas Perang AS-Iran
Wilayah pelintasan perbatasan Kamboja dan Thailand. (commons.wikimedia.org/Jorge Láscar)

Negara-negara Asia menanggung kerugian terbesar karena kenaikan harga BBM. Sebab, negara-negara di Asia sangat bergantung pada Selat Hormuz untuk pengiriman minyak dan gasnya, yang secara efektif telah ditutup sejak awal perang.

Selat itu menghubungkan Teluk, juga disebut sebagai Teluk Persia dan Teluk Arab – ke Teluk Oman dan merupakan satu-satunya jalur bagi produsen minyak di kawasan ini ke laut lepas.

Jepang dan Korea Selatan termasuk negara yang paling rentan, masing-masing mengimpor 95 persen dan 70 persen minyak kedua negara itu dari Teluk. Kedua negara Asia Timur itu telah memberlakukan langkah-langkah darurat untuk menstabilkan pasar energi mereka.

Pada 8 Maret, Jepang menginstruksikan lokasi cadangan minyaknya untuk bersiap menghadapi potensi pelepasan cadangan strategis. Keesokan harinya, Korea Selatan memperkenalkan batasan harga maksimum untuk bensin dan solar untuk pertama kalinya dalam 30 tahun.

3. Bangladesh tutup universitas negeri dan swasta akibat kelangkaan BBM

Daftar Negara dengan Kenaikan Harga BBM Tertinggi Imbas Perang AS-Iran
Dhaka, Bangladesh (unsplash.com/Austin Curtis)

Di Asia Selatan, dampak perang lebih parah daripada di Asia Timur karena negara-negara seperti Pakistan dan Bangladesh memiliki cadangan keuangan yang jauh lebih tipis dan cadangan strategis yang lebih kecil.

Dalam upaya menghemat energi, pemerintah Bangladesh telah memerintahkan semua universitas negeri dan swasta untuk segera ditutup. Di Pakistan, kantor-kantor pemerintah sekarang akan beroperasi dengan empat hari kerja dalam seminggu, sementara sekolah-sekolah telah ditutup, dan kebijakan 50 persen bekerja dari rumah telah diberlakukan untuk menghemat bahan bakar.

Di Eropa, para menteri keuangan Kelompok Tujuh atau G7 mengadakan pertemuan darurat untuk membahas kenaikan harga, dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron mengemukakan kemungkinan untuk melepaskan 20-30 persen cadangan strategis darurat untuk mengurangi tekanan pada konsumen.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jumawan Syahrudin
Jujuk Ernawati
Jumawan Syahrudin
EditorJumawan Syahrudin
Follow Us

Latest in Business

See More