Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Faktor-Faktor Ini Jadi Penentu Nasabah Pilih Bank Digital
Ilustrasi Bank Digital. (IDN Times/Aditya Pratama)
  • Survei Ipsos menunjukkan 71 persen responden memilih bank digital karena kemudahan dan kecepatan transaksi, sementara 66 persen menilai kelengkapan fitur seperti QRIS dan pembayaran tagihan sebagai faktor penting.
  • Integrasi dengan ekosistem digital seperti e-commerce dan dompet digital menjadi penentu utama, dengan SeaBank memimpin pilihan pengguna diikuti Bank Jago, Neobank, Allo Bank, dan Superbank.
  • Ipsos menilai bank digital kini berperan sebagai platform utama aktivitas finansial harian masyarakat, dengan fokus pada kemudahan penggunaan, kecepatan layanan, serta pengalaman transaksi yang seamless.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Kuartal I-2026

Bank Indonesia melaporkan volume transaksi pembayaran digital di Indonesia mencapai 14,28 miliar transaksi. Layanan mobile banking, internet banking, dan QRIS juga tumbuh signifikan sebesar 116,45 persen secara tahunan.

13 Mei 2026

Ipsos merilis hasil survei yang menunjukkan kemudahan dan kecepatan menjadi alasan utama masyarakat memilih bank digital. Managing Director Ipsos Indonesia, Hansal Savla, menekankan pentingnya kemudahan terhubung dengan berbagai kebutuhan transaksi harian.

2026

Survei Ipsos Indonesia menempatkan SeaBank sebagai aplikasi bank digital paling banyak dipilih dengan 52 persen pengguna. Bank Jago, Neobank, Allo Bank, dan Superbank menyusul di posisi berikutnya berdasarkan integrasi ekosistem digital dan kenyamanan transaksi.

kini

Bank digital menjadi andalan utama masyarakat untuk aktivitas finansial sehari-hari. Persaingan industri berfokus pada kecepatan layanan dan pengalaman transaksi yang seamless.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Survei Ipsos Indonesia 2026 mengungkap faktor-faktor utama yang memengaruhi masyarakat dalam memilih layanan bank digital untuk kebutuhan transaksi harian.
  • Who?
    Survei dilakukan oleh Ipsos Indonesia dengan pernyataan dari Managing Director Hansal Savla, melibatkan pengguna layanan keuangan digital di Indonesia.
  • Where?
    Kegiatan dan hasil survei dilaporkan di Jakarta, mencakup perilaku nasabah bank digital di seluruh wilayah Indonesia.
  • When?
    Data disampaikan pada Rabu, 13 Mei 2026, berdasarkan hasil survei dan data transaksi kuartal I tahun 2026.
  • Why?
    Masyarakat memilih bank digital karena kemudahan, kecepatan transaksi, kelengkapan fitur pembayaran, serta integrasi dengan ekosistem digital seperti e-commerce dan dompet elektronik.
  • How?
    Ipsos melakukan survei terhadap pengguna yang menilai berbagai aspek layanan; hasilnya menunjukkan SeaBank, Bank Jago, Neobank, Allo Bank, dan Superbank sebagai pilihan utama nasabah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak orang sekarang suka pakai bank di handphone karena cepat dan gampang. Mereka bisa isi uang di dompet digital, bayar belanja, dan pakai QR. Ada banyak bank digital seperti SeaBank, Bank Jago, Neobank, Allo Bank, dan Superbank. Sekarang orang pilih yang bisa dipakai untuk banyak hal setiap hari dan mudah disambung ke aplikasi lain.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pertumbuhan pesat bank digital di Indonesia mencerminkan meningkatnya kemampuan masyarakat memanfaatkan teknologi untuk mengelola keuangan secara efisien. Data yang menunjukkan lonjakan transaksi dan preferensi terhadap layanan yang praktis serta terintegrasi menandakan bahwa pengguna semakin cerdas dalam memilih solusi finansial yang mendukung aktivitas harian mereka dengan lebih mudah dan nyaman.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Tren penggunaan bank digital di Indonesia terus meningkat seiring makin masifnya transaksi nontunai dalam aktivitas sehari-hari. Mulai dari isi saldo e-wallet, bayar QRIS, hingga belanja online kini makin mengandalkan layanan bank digital yang praktis dan cepat.

Survei terbaru dari Ipsos mengungkap kemudahan transaksi menjadi faktor utama yang membuat masyarakat memilih bank digital untuk kebutuhan harian mereka.

Data Bank Indonesia (BI) bahkan menunjukkan volume transaksi pembayaran digital di Indonesia mencapai 14,28 miliar transaksi pada kuartal I-2026. Pertumbuhan juga terjadi pada layanan mobile banking, internet banking, hingga QRIS yang naik signifikan sebesar 116,45 persen secara tahunan.

Berikut beberapa faktor yang menjadi penentu nasabah memilih bank digital menurut survei Ipsos Indonesia 2026!

1. Praktis dan cepat jadi alasan utama

Transaksi QRIS memudahkan layanan keuangan digital (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Ipsos mencatat sebanyak 71 persen responden memilih bank digital karena kemudahan dan kecepatan transaksi. Selain itu, 66 persen responden juga mempertimbangkan kelengkapan fitur transaksi harian seperti QRIS, pembayaran tagihan, hingga dukungan belanja online.

Managing Director Ipsos Indonesia, Hansal Savla, mengatakan, pengguna kini semakin selektif dalam memilih layanan keuangan digital.

“Hasil ini menunjukkan bahwa pengguna kini semakin selektif dalam memilih layanan keuangan digital. Tidak hanya dari sisi layanan keuangan, tetapi juga kemudahan dalam terhubung dengan berbagai kebutuhan bertransaksi sehari-hari menjadi faktor yang diprioritaskan,” ujar Hansal, dikutip Rabu (13/5/2026).

2. Integrasi dengan ekosistem digital makin penting

Ilustrasi Seabank, bank digital di Indonesia (seabank.co.id)

Survei Ipsos juga menemukan aktivitas yang paling dominan dilakukan lewat bank digital adalah pengisian saldo dompet digital dan belanja online. Hal ini menunjukkan integrasi dengan ekosistem digital seperti e-commerce dan layanan pembayaran lainnya makin penting bagi pengguna.

Dalam survei tersebut, SeaBank menjadi aplikasi bank digital yang paling banyak dipilih untuk mendukung kenyamanan transaksi harian dengan capaian 52 persen. Posisi berikutnya ditempati Bank Jago (50 persen), Neobank (49 persen), Allo Bank (40 persen), dan Superbank (39 persen).

Sementara dari sisi integrasi dengan ekosistem digital lain, SeaBank juga berada di posisi teratas dengan 50 persen, diikuti Bank Jago (46 persen), Superbank (43 persen), Neobank (36 persen), dan Allo Bank (26 persen).

“Integrasi dengan ekosistem digital menjadi salah satu faktor yang semakin relevan. Pengguna cenderung memilih layanan yang dapat mendukung berbagai aktivitas mereka secara praktis dan terhubung dengan mulus dalam satu platform,” kata Hansal.

3. Bank digital kini jadi andalan transaksi harian

ilustrasi bank digital (IDN Times/Aditya Pratama)

Ipsos menilai bank digital kini tak lagi sekadar tempat menyimpan uang, tetapi sudah menjadi platform utama untuk mendukung aktivitas finansial masyarakat sehari-hari.

Kemudahan penggunaan, kecepatan layanan, dan pengalaman transaksi yang seamless diperkirakan akan menjadi fokus utama persaingan industri bank digital ke depan.

“Seiring berkembangnya ekspektasi pengguna, pemain bank digital diharapkan untuk tidak hanya menghadirkan layanan keuangan yang cepat dan mudah digunakan, tetapi juga mampu terintegrasi dengan berbagai aktivitas digital sehari-hari. Kemampuan untuk menghadirkan pengalaman yang seamless diperkirakan akan menjadi salah satu fokus utama dalam persaingan industri,” ujar Hansal.

Editorial Team