Ilustrasi jaksa. (IDN Times/Margith Juita Damanik)
Lalu, bagaimana dengan jaksa yang merangkap jabatan struktural? Menurut Pasal 13 Perja Tunjangan Kejaksaan, tunjangan kinerja bagi pegawai yang memiliki jabatan fungsional sebagai jaksa sekaligus memiliki jabatan struktural, maka hanya diberikan satu tunjangan kinerja saja.
Artinya, jaksa yang merangkap jabatan fungsional dan struktural hanya akan memperoleh hak tunjangan kelas jabatan yang nilainya lebih besar. Selain itu, jaksa di semua kelas jabatan juga akan menerima jenis tunjangan lainnya seperti tunjangan makan dan tunjangan keluarga (suami/istri dan anak).
Demikianlah kisaran gaji jaksa di Indonesia dan beberapa tunjangan yang diterima setiap bulan. Tertarik berkarier sebagai jaksa?
Berapa gaji jaksa di Indonesia per bulan? | Gaji jaksa di Indonesia mengikuti struktur gaji PNS sesuai pangkat dan golongan, umumnya berkisar antara Rp4 juta hingga lebih dari Rp10 juta per bulan sebagai gaji pokok, tergantung jenjang pangkat dan masa kerja. |
Apa saja tunjangan yang diterima jaksa? | Selain gaji pokok, jaksa juga mendapatkan sejumlah tunjangan seperti tunjangan kinerja (tukin), tunjangan istri/suami, tunjangan anak, tunjangan makanan/pangan, dan tunjangan jabatan atau fungsional sesuai aturan yang berlaku. |
Berapa tunjangan kinerja jaksa? | Tunjangan kinerja jaksa ditetapkan berdasarkan kelas jabatan dan bisa mencapai jutaan hingga belasan juta rupiah per bulan, semakin tinggi kelas jabatan makin besar nilainya. |
Apakah gaji jaksa berbeda dengan jaksa muda, madya, atau utama? | Ya. Gaji pokok dan tunjangan jaksa berbeda berdasarkan jenjang jabatan (muda, madya, utama) karena kelas jabatan menentukan besaran tunjangan kinerja yang diterima. |