Jakarta, IDN Times - Pemerintah Amerika Serikat (AS), pada Senin (5/1/2026) mendorong perusahaan minyak besar asal AS untuk segera kembali beroperasi di Venezuela. Langkah ini bertujuan agar mereka dapat mengajukan klaim kompensasi atas aset yang disita sekitar dua dekade lalu oleh pemerintahan Hugo Chávez.
Pejabat dari Gedung Putih dan Departemen Luar Negeri AS telah menyampaikan pesan tersebut kepada para eksekutif perusahaan minyak besar dalam beberapa minggu terakhir. Pemerintah menilai keterlibatan perusahaan energi Amerika diperlukan untuk menghidupkan kembali produksi minyak Venezuela, yang sempat menjadi salah satu tertinggi di dunia, namun menurun tajam akibat sanksi dan salah urus selama bertahun-tahun.
