Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
GoTo Cetak Sejarah Kantongi Profit Rp171 M, Agus Marto: Kita Bersyukur
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (gotocompany.com)

  • GoTo mencetak sejarah dengan meraih laba bersih Rp171 miliar pada kuartal I-2026, menjadi keuntungan pertama sejak perusahaan berdiri.

  • Perusahaan berhasil menekan kerugian dari Rp5,4 triliun di 2024 menjadi Rp1,5 triliun di 2025 dan mencatat adjusted EBITDA Rp2 triliun, dengan target 2026 mencapai hingga Rp3,4 triliun.

  • Komisaris Utama Agus Martowardojo mengatakan GoTo bersyukur atas prestasi tersebut, sementara Direktur Utama Hans Patuwo menyampaikan terima kasih kepada karyawan, mitra driver, dan merchant atas kontribusi mereka dalam membantu GoTo mencapai tonggak profit bersejarah ini.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Komisaris Utama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Agus Martowardojo bersyukur karena perusahaan untuk pertama kalinya berhasil mencatatkan keuntungan. Pada kuartal I-2026, GoTo mencatatkan laba bersi sebesar Rp171 miliar.

Agus mengatakan, hasil positif tersebut merupakan sejarah baru bagi ekosistem GoTo sejak awal berdiri, mengingat sebelumnya perusahaan belum pernah membukukan profit.

"Kita semua bersyukur sejak awal berdiri GoTo Gojek Tokopedia memang belum pernah membukukan profit. Dan profit di kuartal pertama tahun 2026 bisa dibukukan Rp171 miliar," kata dia di Jakarta, Kamis (30/4/2026).

1. Perjalanan dari rugi triliunan rupiah menjadi profit

ilustrasi mendapatkan profit (freepik.com/freepik)

Agus mengungkapkan rasa syukurnya setelah bergabung sebagai komisaris utama pada Juni 2023 lalu. Dia membeberkan perjalanan finansial perusahaan yang sebelumnya mencatatkan kerugian cukup besar.

Pada 2024, GoTo mencatatkan total kerugian secara profit and loss mencapai sekitar Rp5,4 triliun. Namun, pada 2025, perusahaan berhasil menekan kerugian tersebut menjadi Rp1,5 triliun.

"Jadi kalau di tahun 2024 itu kita rugi Rp5,4 triliun itu besar sekali ya. Di tahun 2025 kita bisa turunkan menjadi Rp1,5 triliun rugi, tapi nolnya tetap 12. Tetapi sekarang di tahun 2026 kuartal pertama kita sudah membukukan profit Rp171 miliar," ujarnya.

Sementara pendapatan bersih perusahaan tercatat sebesar Rp5,3 triliun pada kuartal I-2026. Capaian ini tumbuh 26 persen dibanding periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy)

2. Pertumbuhan adjusted EBITDA sepanjang 2025 dan target 2026

Ilustrasi mitra pengemudi GoTo (dok. GoTo)

Agus menyatakan, ia cukup senang dengan perkembangan transformasi yang terjadi di GoTo sepanjang 2025, di mana perusahaan berhasil mencapai adjusted EBITDA sebesar Rp2 triliun.

Sebagai informasi, adjusted EBITDA adalah ukuran laba operasional perusahaan yang tidak memperhitungkan biaya bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi. Dia menjelaskan, pada awal 2025, adjusted EBITDA hanya berada di kisaran Rp1,4 triliun hingga Rp1,6 triliun.

Kemudian setelah lewat pertengahan tahun, target tersebut direvisi menjadi Rp1,8 triliun hingga Rp1,9 triliun, sebelum akhirnya ditutup pada angka Rp2 triliun.

"Dan saya senang karena Rp2 triliun itu penyokong utamanya adalah di Gojek, di ODS (On-Demand Services), di mana itu memberikan kontribusi hampir Rp1,5 triliun dan Rp400 miliar itu dari GoPay dan GoTo Financial. Jadi kurang lebih sebesar Rp2 triliun," tutur Agus.

Berdasarkan capaian adjusted EBITDA sebesar Rp2 triliun pada 2025, Agus memproyeksikan adjusted EBITDA perusahaan pada tahun ini akan berada di kisaran Rp3,2 triliun hingga Rp3,4 triliun.

Pada kesempatan tersebut, Agus juga menyampaikan rasa syukurnya karena ekosistem GoTo selalu mendapatkan dukungan, perhatian, dan pengawalan. Dia menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh manajemen bekerja secara profesional serta menjaga transparansi sebagai perusahaan publik.

"Karena saya sangat menekankan supaya semua manajemen bekerja profesional dan kita juga transparan sebagai publik," kata mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) itu.

3. Bos GoTo berterima kasih ke karyawan hingga driver

Dirut dan CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), Hans Patuwo (IDN Times/Uni Lubis)

Direktur Utama dan CEO GoTo, Hans Patuwo berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung perusahaan berhasil mencetak sejarah capaian laba bersih pada tiga bulan pertama tahun ini.

"Ini prestasi milik semua orang. Kami terima kasih terutama kepada para mitra driver dan merchant," katanya.

Menurut Hans, mereka telah memberikan kepercayaan dari awal berdirinya GoTo. Mereka juga yang mengenalkan GoTo, terutama Gojek kepada masyarakat luas.

"Mereka lah yang memberikan kami kepercayaan dari titik awal. Dari titik orang ga pernah tahu apa itu Gojek, apa itu aplikasi," tutur Hans.

Hans juga berterima kasih kepada karyawan GoTo yang telah berkontribusi menciptakan sejarah positif kinerja perusahaan.

"Kami juga berterima kasih kepada para tim employees," ucapnya.

Editorial Team