Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Bisnis Bareng Pacar
ilustrasi bisnis (unsplash.com/Paul White)

Intinya sih...

  • Buat batasan tanggung jawab yang jelas

  • Pisahkan masalah bisnis dan pribadi

  • Tetapkan visi misi bisnis dengan jelas

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Saat ini, sudah banyak pasangan yang berpacaran merintis bisnis mereka bersama. Tentu hal ini sangat baik, karena sebagai pasangan kalian bisa melakukan suatu kegiatan yang positif dan bisa menghasilkan uang sendiri.

Namun, ada beberapa hal yang juga wajib untuk kalian persiapkan. Berikut adalah enam hal yang perlu kamu perhatikan ketika membangun sebuah bisnis dengan pacar

1. Buatlah batasan yang tegas tentang tanggung jawab masing-masing

ilustrasi bisnis (unsplash.com/ThisisEngineering)

Sebelum kalian mendirikan sebuah bisnis, ada baiknya untuk menetapkan batasan yang tegas terhadap tanggung jawab yang akan kalian jalani nantinya. Jika kalian ingin bisnis yang dirintis bisa sukses, sangat penting untuk memiliki tanggung jawab yang jelas terhadap bisnis yang kalian jalankan.

2. Harus bisa membedakan mana yang namanya masalah bisnis mana masalah pribadi

ilustrasi bisnis sampingan berjualan baju (pexels.com/MART PRODUCTION)

Jangan pernah membawa masalah pribadi ke dalam urusan bisnis. Sebagai pasangan, kalian berdua harus bisa bersikap profesional satu sama lain. Lagi pula, membawa masalah pribadi ke dalam masalah bisnis hanya akan membawa kehancuran kepada bisnis yang sudah kalian rintis. 

3. Tidak mempunyai visi misi yang jelas

ilustrasi bisnis thrift (pexels.com/Julia M Cameron)

Sudah suatu kewajiban bagi sebuah usaha untuk bisa memiliki visi dan misi yang jelas. Jika kalian mau bisnis yang sedang dirintis berjalan dengan sukses, mulailah untuk merancang visi dan misi apa yang perlu kalian tanamkan dalam bisnis tersebut. 

4. Tidak ada kontrak kerja yang sah

ilustrasi bisnis tanaman hias (pexels.com/tima-miroshnichenko)

Apa pun jenis hubungan yang mendasari sebuah bisnis, sangat penting untuk memiliki suatu kontrak yang sah. Kontrak bisnis akan mencegah kalian dari hal-hal yang tidak diinginkan nantinya. 

5. Jangan lupa kalian pasangan biasa yang butuh waktu menikmati masa-masa pacaran

ilustrasi bisnis kuliner (freepik.com/freepik

Jangan lupa bahwa kalian juga wajib mempunyai waktu berdua seperti pasangan lainnya. Carilah waktu yang tepat dan tempat yang menyenangkan agar kalian bisa menikmati quality time dengan romantis. 

6. Pikirkan kemungkinan terburuk, misalnya jika suatu saat kalian putus

ilustrasi bisnis kuliner (freepik.com/freepik

Tentu tidak ada yang mau jika hubungan yang dilandasi dengan cinta harus putus di tengah jalan suatu saat nanti, apalagi jika kalian berdua sudah sepakat untuk mendirikan bisnis bersama. Namun, kalian harus realistis tak semua hubungan romantis dapat berjalan sampai ke jenjang yang lebih serius.

Jadi tidak ada salahnya untuk memikirkan segala kemungkinan terburuk bagi bisnis yang kalian rintis. Sudah tahu kan apa saja yang perlu diperhatikan ketika merintis bisnis dengan pacar. Semoga bisnis yang sedang kalian rintis dapat sukses besar, ya. 

FAQ seputar Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Bisnis Bareng Pacar

Apa hal pertama yang perlu dibicarakan sebelum mulai bisnis bersama pacar?

Hal pertama yang perlu dibicarakan adalah tujuan dan visi bisnis, termasuk apa yang ingin dicapai serta peran masing-masing dalam usaha.

Apa risiko terbesar menjalankan bisnis bareng pacar?

Risiko utamanya adalah masalah pribadi terbawa ke bisnis, perbedaan visi, dan potensi konflik keuangan. Jika hubungan bermasalah, bisnis bisa ikut terganggu.

Bagaimana agar bisnis dengan pacar tidak mengganggu hubungan?

Salah satu kuncinya adalah memisahkan urusan pribadi dan kerja, membuat jadwal diskusi bisnis, serta menjaga komunikasi terbuka ketika ada masalah.

Perlukah membuat kontrak bisnis meski masih pacaran?

Ya, sangat perlu. Kontrak membantu mengatur hak, kewajiban, pembagian keuntungan, dan cara menyelesaikan konflik, sehingga keduanya aman secara hukum dan finansial.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team