Jakarta, IDN Times – Harga emas dan perak kembali menghadapi gelombang aksi jual cukup kuat pada Senin (2/2/2026), sehingga tekanan kerugian kian membesar dibandingkan pelemahan tajam sehari sebelumnya. Kedua logam mulia tersebut sempat melonjak dan mencatat rekor tertinggi dalam beberapa hari terakhir. Harga spot emas lalu jatuh sekitar 5 persen ke level 4.617,07 dolar AS per ounce (setara Rp77,55 juta), setelah sebelumnya merosot lebih dari 10 persen.
Meski demikian, dalam hitungan sepanjang tahun ini emas masih mencatat kenaikan sekitar 8–10 persen. Di sisi lain, harga spot perak juga melemah lebih dari 4–5 persen ke rentang 80,63–80,90 dolar AS per ounce (setara Rp1,35 juta) setelah terjun 30–36 persen pada Jumat (30/1/2026), yang menjadi penurunan harian terburuk sejak Maret 1980. Walaupun mengalami koreksi dalam beberapa hari terakhir, perak tetap membukukan penguatan tahunan sekitar 16 persen.
