Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IHSG Ambrol Lebih 4 Persen, Purbaya: Masalah Sentimen Jangka Pendek
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. (IDN Times/Ilman Nafi'an)
  • IHSG anjlok lebih dari 4 persen pada sesi pembukaan, mencapai level 6.440,42 akibat tekanan sentimen negatif di pasar.
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menilai penurunan IHSG hanya bersifat sentimen jangka pendek dan menegaskan fokus menjaga pondasi ekonomi nasional.
  • Pemerintah berencana meningkatkan intervensi di pasar obligasi untuk menjaga stabilitas dan mencegah keluarnya investor asing.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Hari ini angka saham di Indonesia turun banyak sekali, lebih dari empat persen. Pak Purbaya bilang tidak apa-apa, nanti bisa baik lagi karena ekonomi masih kuat. Katanya ini cuma masalah sebentar saja. Sekarang dia mau jaga ekonomi supaya tetap aman dan juga mau beli obligasi biar pasar tenang dan orang asing tidak takut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pernyataan Purbaya menunjukkan sikap tenang dan fokus pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi meski IHSG turun tajam. Ia menegaskan bahwa pelemahan pasar hanya bersifat jangka pendek dan menyoroti pondasi ekonomi yang tetap kuat. Langkah masuk ke pasar obligasi secara lebih signifikan juga mencerminkan upaya aktif menjaga kepercayaan investor dan kestabilan pasar keuangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, merespons santai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambrol lebih dari 4 persen pada pembukaan sesi I hari ini (18/5/2026). Menurut Purbaya, itu sebatas sentimen jangka pendek.

"Gak apa-apa nanti kita perbaiki pondasi ekonominya kan bagus. Itu masalah sentimen jangka pendek. Jadi saya akan fokus jaga pondasi ekonomi dengan memastikan pembangunan ekonomi tidak terganggu," ujar Purbaya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (18/5/2026).

"Nanti kita juga akan masuk ke bond market mulai hari ini, Minggu lalu udah masuk, tapi hanya sedikit. Mulai hari ini akan kita masuk dengan lebih signifikan lagi, sehingga pasar obligasinya terkendali, sehingga asing yang pegang obligasi gak keluar karena takut misalnya ada capital loss gara-gara harga obligasi turun," sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Purbaya menyebut banyak terjadi sentimen negatif turunnya. Namun, dia enggan menjelaskan sentimen apa saja.

"Oh ini kan banyak sentimen," kata dia.

Sebelumnya, berdasarkan data IDX, pada pukul 10.20 WIB, pelemahan IHSG menyentuh 4,21 persen atau 282,9 poin ke level 6.440,42.

Pada pembukaan perdagangan pagi ini, IHSG melemah hingga 1,4 persen atau 94,34 poin ke level 6.628,98.

Sentimen negatif mengerubungi IHSG sejak pekan lalu, setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengumumkan hasil rebalancing indeks. Sebanyak enam saham Indonesia terdepak dari Global Standard Index, dan sebanyak 13 saham terdepak dari Global Small Cap Index.

Pada perdagangan pekan lalu yang berakhir pada Rabu, (13/5), IHSG melemah 1,98 persen atau 135,58 poin ke level 6.723,32.

Editorial Team