Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IHSG Anjlok hingga Trading Halt, Airlangga Bakal Rapat dengan OJK
ilustrasi IHSG (IDN Times/Muhammad Surya)

Intinya sih...

  • Pemerintah evaluasi berdasarkan permintaan MSCI

  • Pemerintah minta investor tetap tenang

  • Tak ada hubungannya dengan Thomas Djiwandono

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto memantau pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sudah anjlok hingga 8 persen hingga dihentikan sementara perdagangan (trading halt) hari ini.

Dia mengatakan, akan segera menggelar rapat koordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta pemangku kepentingan pasar lainnya untuk merespons dinamika pasar saham.

"Ya IHSG, nanti kami monitor dan akan dirapatkan mungkin dengan OJK dan yang lain. Besok lah kita jadwalkan," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (28/1/2026).

1. Pemerintah evaluasi berdasarkan permintaan MSCI

ilustrasi indeks MSCI (msci.com)

Tekanan di pasar tidak hanya berasal dari satu faktor. Menurut dia, terdapat aspek teknikal terkait Morgan Stanley Capital International (MSCI), serta faktor dari Bursa Efek Indonesia (BEI) yang perlu dievaluasi.

"Evaluasi mengenai apa yang diminta oleh MSCI," kata mantan Menteri Perindustrian (Menperin) itu.

Terkait isu transparansi, Airlangga menegaskan, transparansi merupakan persyaratan bagi seluruh penyelenggara pasar modal. Karena itu, perbaikan dapat dilakukan melalui mekanisme yang telah banyak dipraktikkan di berbagai negara.

2. Pemerintah minta investor tetap tenang

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian), Airlangga Hartarto. (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Airlangga menyampaikan investor tidak perlu panik karena risiko di pasar saham bersifat harian, dengan pergerakan naik dan turun yang wajar. Dia juga menepis kabar investor asing sudah meninggalkan pasar saham Indonesia.

"Ya nggak perlu panik kalau saham kan risikonya tiap hari ada yang naik ada yang turun," ujar dia.

3. Tak ada hubungannya dengan Thomas Djiwandono

Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono menekankan pentingnya penguatan sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter guna mendorong pertumbuhan ekonomi (IDN Times/Triyan Pangastuti)

Terkait pertanyaan apakah gejolak pasar berkaitan dengan Thomas Djiwandono yang terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Airlangga menegaskan tidak ada kaitan antara keduanya.

"Enggak ada, enggak ada (kaitannya pelemahan IHSG dengan Thomas Djiwandono)," kata mantan Ketua Umum Partai Golkar itu.

Editorial Team