Jakarta, IDN Times – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengimbau para investor untuk tetap tenang dan tidak panik menyikapi pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, yang bahkan sempat mengakibatkan pengentian sementara perdagagan atau trading halt.
Menurutnya, kondisi fundamental ekonomi domestik masih cukup baik. Oleh karena itu, ia menyarankan investor untuk beralih ke saham blue chip guna menghindari kerugian lebih lanjut.
Kinerja IHSG mengalami tekanan selama dua hari berturut-turut dan kembali mengalami trading halt selama 30 menit pada pagi tadi. Namun, IHSG kini mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Berdasarkan data dari RTI Business, IHSG tercatat berada di level 8.230,665, turun 89,890 poin atau 1,08 persen.
"Perusahaan besar masih ada, saham-saham blue chip itu kan naiknya belum terlalu tinggi. Kalau ada yang takut, lebih baik beralih ke saham-saham itu," ujar Purbaya saat ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (28/1/2026).
Saham blue chip umumnya merujuk pada saham perusahaan besar dengan fundamental solid yang masuk dalam indeks LQ45. Namun, perlu dicatat tidak semua saham dalam LQ45 dapat disebut blue chip. LQ45 adalah indeks yang mengukur likuiditas, sementara blue chip merujuk pada perusahaan dengan reputasi tinggi, kapitalisasi pasar besar, stabilitas, dan pembagian dividen yang konsisten.
