Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IHSG Kebakaran, Saham-saham Ini Tetap Cuan
ilustrasi IHSG (IDN Times/Muhammad Surya)
  • IHSG ditutup anjlok 3,46 persen ke level 6.370,679 setelah sempat menyentuh titik tertinggi di 6.635,127 dan terendah di 6.323,264 pada perdagangan Selasa (19/5/2026).
  • Nilai transaksi mencapai Rp25,075 triliun dengan volume 45,516 miliar lembar saham; mayoritas saham melemah sementara hanya 112 saham yang berhasil menguat.
  • Beberapa emiten seperti LCKM, RELI, dan ASPR mencatat lonjakan harga signifikan meski IHSG tertekan; rupiah turut melemah ke posisi Rp17.706 per dolar AS.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
19 Mei 2026

IHSG di Bursa Efek Indonesia terpuruk pada akhir perdagangan, ditutup melemah 3,46 persen ke posisi 6.370,679 setelah sempat mencapai level tertinggi 6.635,127 dan terendah 6.323,264.

19 Mei 2026

Nilai transaksi mencapai Rp25,075 triliun dengan volume 45,516 miliar lembar saham; 612 saham melemah sementara hanya 112 menguat dan 94 stagnan.

19 Mei 2026

Beberapa saham mencatat penguatan signifikan seperti LCKM naik 33,929 persen dan RELI naik 24,481 persen.

19 Mei 2026

Rupiah juga melemah ke level Rp17.706 per dolar AS atau turun 0,22 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia mengalami penurunan tajam sebesar 3,46 persen pada akhir perdagangan, sementara beberapa saham tertentu justru mencatatkan kenaikan signifikan.
  • Who?
    Pergerakan melibatkan emiten seperti PT LCK Global Kedaton Tbk, PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, PT Asia Pramulia Tbk, serta investor dan pelaku pasar di Bursa Efek Indonesia.
  • Where?
    Perdagangan berlangsung di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, dengan data transaksi tercatat melalui sistem RTI Business dan Bloomberg.
  • When?
    Kejadian terjadi pada akhir sesi perdagangan Selasa, 19 Mei 2026, setelah pembukaan pasar pagi hari di level 6.599,213.
  • Why?
    Penyebab utama pelemahan IHSG belum dijelaskan secara resmi; kondisi pasar menunjukkan tekanan jual yang lebih besar dibandingkan minat beli pada sesi tersebut.
  • How?
    IHSG dibuka melemah dan terus turun hingga ditutup di level 6.370,679 dengan nilai transaksi Rp25 triliun; mayoritas saham melemah sementara sebagian kecil mencatat penguatan tajam.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Hari Selasa banyak angka di tempat jual beli saham turun banget. IHSG jatuh dan banyak saham jadi lemah. Tapi ada juga beberapa saham yang malah naik tinggi, seperti LCKM dan RELI. Uangnya yang dipakai buat jual beli juga besar sekali. Sekarang rupiah juga jadi lebih lemah dibanding dolar Amerika.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Di tengah pelemahan tajam IHSG dan rupiah, dinamika pasar menunjukkan sisi positif melalui ketahanan sejumlah emiten yang justru mencatatkan lonjakan harga signifikan. Saham-saham seperti LCKM, RELI, dan ASPR menonjol dengan penguatan dua digit, mencerminkan adanya peluang selektif dan kepercayaan investor terhadap sektor-sektor tertentu meski kondisi pasar secara umum tertekan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) terpuruk pada akhir perdagangan Selasa (19/5/2026). Setelah dibuka melemah di level 6.599,213 pagi tadi, laju indeks terus tertekan hingga penutupan.

​Berdasarkan data RTI Business pada akhir sesi, IHSG ditutup anjlok ke posisi 6.370,679, melemah 228,560 poin atau melemah 3,46 persen. Indeks sempat menyentuh level tertinggi di 6.635,127 sebelum akhirnya melorot hingga ke level terendah di posisi 6.323,264.

1. Data transaksi penutupan

​Aktivitas perdagangan hingga bel penutupan mencatatkan nilai transaksi mencapai Rp25,075 triliun. Volume saham yang ditransaksikan tercatat sebanyak 45,516 miliar lembar saham. ​Sementara itu, frekuensi transaksi harian 2.794.543 kali.

Kondisi pasar pada akhir sesi ini didominasi oleh 612 saham yang bergerak melemah. Sebaliknya, hanya ada 112 saham yang menguat, dan 94 saham lainnya stagnan tidak bergerak. Total kapitalisasi pasar bursa menyusut ke angka Rp11.132,821 triliun.

2. Deretan saham yang melesat​

Sejumlah emiten penguatan signifikan pada penutupan perdagangan:

  • ​PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM) menguat 33,929 persen atau naik 38 poin

  • ​PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI) menguat 24,481 persen atau naik 118 poin

  • PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) menguat 15,423 persen atau naik 62 poin

  • ​PT Sentra Food Indonesia Tbk (FOOD) menguat 10,000 persen atau naik 17 poin

  • ​PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) menguat 9,881 persen atau naik 125 poin

  • ​PT Indokripto Koin Semesta Tbk (KOIN) menguat 9,459 persen atau naik 7 poin

  • ​PT Chitose Internasional Tbk (CINT) menguat 9,290 persen atau naik 17 poin

3. Rupiah juga melemah pada penutupan

Mata uang Garuda kembali melemah pada penutupan perdagangan, Selasa (19/5/2026) pada level Rp17.706 per dolar AS.

Berdasarkan Bloomberg, rupiah melemah hingga 38 poin atau 0,22 persen dibandingkan penutupan kemarin.

Editorial Team