Jakarta, IDN Times - Pemerintah India dan Amerika Serikat (AS) resmi merilis kerangka kerja kesepakatan perdagangan interim pada Sabtu (7/2/2026). Kesepakatan ini mencakup pengurangan tarif besar-besaran di berbagai sektor komoditas utama, sebagai hasil dari pembicaraan intensif kedua kepala negara. Langkah tersebut diambil guna menyesuaikan kebijakan ekspor-impor serta memperkuat integrasi ekonomi bilateral antara kedua negara.
Langkah strategis ini berfungsi menstabilkan hubungan ekonomi setelah sebelumnya sempat mengalami ketegangan akibat kebijakan tarif hukuman. Selain pembukaan akses pasar bagi produk manufaktur unggulan AS, India juga berkomitmen mengalihkan sumber energi utamanya sebagai bagian dari jalan menuju perjanjian perdagangan bebas yang lebih komprehensif.
