Jakarta, IDN Times - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pemanfaatan Compressed Natural Gas (CNG) dapat menghemat devisa negara hingga kisaran Rp130 triliun sampai Rp137 triliun.
Hal itu memungkinkan karena ketika pemerintah telah mengonversi Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke CNG, negara tidak perlu lagi mengimpor LPG.
"Dengan kita memakai CNG InsyaAllah kalau teknologinya udah ada, itu mampu kita melakukan efisiensi devisa kita kurang lebih sekitar Rp130 triliun sampai Rp137 triliun," kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Rabu (6/5/2026).
