Jakarta, IDN Times - Ketua Aku Cinta Makanan Indonesia (ACMI) Santhi Serad menegaskan fondasi kedaulatan pangan adalah keragaman pangan lokal. Dia mengatakan pangan lokal bukan soal cita rasa, tetapi cerminan dari budaya Indonesia.
Santhi menyebut sumber pangan dengan kandungan karbohidrat di Indonesia tak cuma beras. Ada banyak jenis pengganti karbohidrat lainnya, seperti sagu hingga talas.
"77 jenis karbohidrat itu sukun, talas, ubi, sagu, dan lain-lain. Future Leaders harus rajin mengolah dan berkreasi," tuturnya dalam Indonesia Summit 2025 pada Kamis (28/8/2025).
Beberapa pangan yang mengandung karbohidrat ini juga tersedia di pasaran. Ia mencontohkan berbagai jenis sagu yang cukup banyak ditemui di pasar. Namun, belum banyak masyarakat yang membuat kreasi olahan pangan tersebut.
Santhi bahkan pernah mengenalkan keragaman pangan lokal asal Papua kepada chef asal Qatar. Hal ini dilakukan untuk mendorong kampanye kembali ke pangan lokal.
Indonesia Summit 2025, khususnya sesi Visionary Leaders, merupakan sebuah konferensi independen yang diselenggarakan IDN Times untuk dan melibatkan Generasi Millennial dan Gen Z di Tanah Air. Indonesia Summit 2025 mengusung tema "Thriving Beyond Turbulence, Celebrating 80's Years Independence", bertujuan membentuk dan membangun masa depan Indonesia dengan menyatukan para pemimpin dan tokoh nasional dari seluruh Nusantara.