Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ini Profil 8 Anggota Baru DEN, dari Akademisi hingga Industri
Pelantikan anggota Dewan Energi Nasional (setkab.go.id)

Intinya sih...

  • Dr. Ir. Surono, DEA., IPU, pakar geofisika dan mitigasi bencana

  • Dr. Muhammad Kholid Syeirazi, M.Si., akademisi dengan pengalaman di sektor publik dan korporasi

  • Dr. Ir. Saleh Abdurrahman, M.Sc., ahli pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Dewan Energi Nasional (DEN) kembali diperkuat dengan delapan anggota dari unsur pemangku kepentingan untuk mengawal arah kebijakan energi nasional lima tahun ke depan.

Penguatan tersebut dilakukan di tengah tantangan transisi energi, target Net Zero Emission (NZE), serta upaya menjaga ketahanan dan kemandirian energi nasional.

Kedelapan anggota DEN unsur pemangku kepentingan tersebut berasal dari beragam latar belakang, mulai dari akademisi, industri, teknologi, lingkungan hidup, hingga konsumen.

Berikut rinciannya dikutip dari Instagram resmi DEN!

1. Surono

ilustrasi BBM (IDN Times/Aditya Pratama)

Dari kalangan konsumen, DEN diisi oleh Dr. Ir. Surono, DEA., IPU. Ia dikenal sebagai pakar geofisika dan mitigasi bencana kelahiran Sidareja, Jawa Tengah. Pendidikan doktoralnya ditempuh di Université de Chambéry, Prancis, serta magister di Université de Grenoble, setelah sebelumnya menyelesaikan pendidikan sarjana di Institut Teknologi Bandung. Latar belakang tersebut membentuk keahliannya di bidang vulkanologi, geofisika, dan mitigasi bencana geologi.

Dalam kariernya, Surono pernah menjabat sebagai Kepala Badan Geologi, Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup, serta Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi. Ia juga aktif sebagai pembicara di berbagai forum mitigasi bencana internasional dan menjadi perwakilan tetap Indonesia pada International Association of Volcanology and Chemistry of the Earth’s Interior (IAVCEI). Kiprahnya memperoleh pengakuan melalui sejumlah penghargaan nasional dan internasional, termasuk Bintang Jasa Utama dan Legion d’Honneur dari Pemerintah Prancis.

2. Muhammad Kholid Syeirazi

ilustrasi BBM (IDN Times/Aditya Pratama)

Masih dari unsur konsumen, DEN juga diisi Dr. Muhammad Kholid Syeirazi, M.Si. Ia merupakan akademisi Universitas Indonesia dengan fokus keilmuan pada kebijakan publik dan ketahanan energi nasional. Pendidikan doktoralnya ditempuh di Fakultas Ilmu Administrasi UI, setelah sebelumnya menyelesaikan studi magister ilmu politik di UI dan sarjana filsafat di Universitas Gadjah Mada.

Selain berkiprah di dunia akademik, Kholid memiliki pengalaman panjang di sektor publik, antara lain sebagai Tenaga Ahli Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI bidang minyak dan gas bumi serta sumber daya alam dan lingkungan, Tenaga Ahli DPR RI, hingga Tim Ahli Satgas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional. Di sektor korporasi, ia pernah menjabat sebagai anggota komite audit dan komisaris di sejumlah BUMN dan anak usaha BUMN.

3. Saleh Abdurrahman

ilustrasi go green (pexels.com/Artem Podrez)

Dari kalangan lingkungan hidup, DEN diisi Dr. Ir. Saleh Abdurrahman, M.Sc. Ia merupakan ahli pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan dengan pengalaman panjang di sektor energi dan pemerintahan. Pendidikan doktoralnya ditempuh di Institut Pertanian Bogor, dengan gelar magister dari Murdoch University, Australia, serta sarjana teknik geologi dari UPN Veteran Yogyakarta.

Saleh pernah menjabat sebagai Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi, Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Lingkungan Hidup dan Tata Ruang, serta Sekretaris Jenderal DEN. Kompetensinya diperkuat melalui berbagai pelatihan nasional dan internasional, termasuk pemodelan energi, pengelolaan emisi gas rumah kaca, dan manajemen risiko. Saat ini, ia juga aktif di organisasi energi terbarukan dan biomassa.

4. Unggul Priyanto

ilustrasi energi angin (pexels.com/Pixabay)

Unsur teknologi diwakili Dr. Ir. Unggul Priyanto, M.Sc. Ia merupakan pakar teknologi energi dengan latar belakang pendidikan doktor material dari Kyushu University, Jepang, magister teknik kimia dari University of Leeds, Inggris, serta sarjana teknik kimia dari ITB. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) serta menduduki sejumlah posisi strategis di bidang riset dan pengembangan teknologi energi.

Unggul juga dikenal sebagai pemegang sejumlah paten nasional terkait bahan bakar alternatif berbasis minyak nabati. Selain aktif menulis karya ilmiah di jurnal bereputasi, ia juga kerap menjadi narasumber forum teknologi dan energi di tingkat nasional maupun internasional.

5. Sripeni Inten Cahyani

Ilustrasi listrik (freepik.com)

Dari kalangan industri, DEN diisi Dr. Ir. Sripeni Inten Cahyani, MM., IPM., ASEAN Eng. Ia merupakan eksekutif senior sektor energi dengan pengalaman panjang di BUMN ketenagalistrikan. Sripeni pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Indonesia Power, Pelaksana Tugas Direktur Utama PT PLN (Persero), serta Direktur Pengadaan Strategis PLN. Ia juga pernah menjadi Tenaga Ahli Menteri ESDM.

Selain berkiprah di korporasi, Sripeni aktif dalam organisasi profesi keteknikan dan ketenagalistrikan, serta menerima sejumlah penghargaan atas kontribusinya di sektor energi nasional.

6. Satya Widya Yudha

ilustrasi industri gas alam (pexels.com/Marcin Jozwiak)

Kalangan industri juga diwakili Dr. Ir. Satya Widya Yudha, M.Sc., Ph.D. Ia merupakan pakar energi dan politisi senior yang pernah menjabat sebagai anggota DPR RI selama dua periode dan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI yang membidangi energi, riset, dan lingkungan hidup. Latar belakang pendidikannya mencakup teknik kelautan ITS serta studi energi dan manajemen proyek di Inggris.

Selain pengalaman legislatif, Satya juga memiliki rekam jejak sebagai eksekutif di sektor minyak dan gas bumi, serta aktif dalam penelitian energi dengan sejumlah publikasi ilmiah bereputasi.

7. Mohamad Fadhil Hasan

Ekonom Senior INDEF, Fadhil Hasan. (IDN Times/Hana Adi Perdana)

Dari unsur akademisi, DEN diperkuat Dr. Ir. Mohamad Fadhil Hasan, M.Sc. Ia merupakan pakar ekonomi pertanian dan pembangunan dengan pengalaman sebagai Tim Ahli Wakil Presiden RI, Ketua Badan Supervisi Bank Indonesia, serta anggota berbagai komite ekonomi nasional.

Selain itu, ia juga aktif di lembaga riset dan industri agribisnis, khususnya yang berkaitan dengan keberlanjutan dan biodiesel.

8. Johni Jonatan Numberi

Ilustrasi energi terbarukan (unsplash.com/American Public Power Association)

Akademisi lainnya adalah Dr. Ir. Johni Jonatan Numberi, M.Eng., IPM., ASEAN Eng., yang berasal dari Papua. Ia merupakan dosen dan mantan Dekan Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih dengan fokus riset pada energi baru terbarukan dan pengembangan sumber daya manusia.

Pengalamannya di berbagai organisasi profesi teknik diharapkan dapat menghadirkan perspektif pembangunan energi dari kawasan Indonesia Timur.

Editorial Team