Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Sepenuh Hati, Begini Kisah Insan PNM yang Tumbuh Bersama Nasabah

WhatsApp Image 2026-01-14 at 10.13.59 AM.jpeg
Insan-Insan PNM yang melayani sepenuh hati. (dok. PNM)
Intinya sih...
  • Bagi Insan PNM, pekerjaan bukan sekadar rutinitas, melainkan perjalanan hidup penuh proses dan harapan.
  • PNM memberi ruang bagi karyawannya untuk tumbuh secara profesional, sosial, dan personal.
  • Insan PNM terus memberikan pelayanan sepenuh hati bagi para nasabah.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Di balik capaian dan kontribusi PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bagi jutaan pengusaha ultra mikro di Indonesia, terdapat sosok-sosok Insan PNM yang bekerja dengan sepenuh hati. 

Mereka bukan hanya hadir sebagai pendamping nasabah, tetapi juga sebagai pribadi yang ikut bertumbuh, berjuang, dan menemukan makna hidup melalui perannya di PNM.

1. Perjalanan hidup menjadi Insan PNM

IMG-20260110-WA0011.jpg
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) telah melayani 22,7 juta perempuan prasejahtera yang tersebar di 6.165 kecamatan di Indonesia. (Dok. PNM)

Bagi banyak Insan PNM, pekerjaan bukan sekadar rutinitas, melainkan perjalanan hidup yang penuh proses dan harapan. Hal ini dirasakan langsung oleh Anisa Liana, Insan PNM Cabang Tegal, yang menilai PNM telah menjadi bagian penting dalam fase-fase krusial kehidupannya.

“Semenjak jadi AO (Account Officer) PNM rezekinya ada saja. Menjadi SAO (Senior Account Officer) waktu saya mau lamaran, lalu menikah empat bulan kemudian mengandung, alhamdulillah jadi KUM (Kepala Unit Mekaar), rezeki anak. Sekarang sudah 3,5 tahun, saya sudah bisa membeli beberapa hal yang dulu hanya jadi impian. Terima kasih PNM sudah menjadi bagian besar dari kehidupan saya,” tutur Anisa pada keterangannya, (13/1).

Cerita serupa datang dari Julfa Tonggol, Insan PNM Cabang Manado, yang merasakan bagaimana PNM membuka ruang bagi kemandirian dan rasa percaya diri. “Semenjak menjadi AO PNM, banyak hal bisa saya wujudkan dan saya bangga bisa berdiri di atas kaki sendiri. PNM adalah nyawa saya, karena kalau bukan karena PNM saya tidak bisa mewujudkan hal-hal yang dulu saya anggap tidak mungkin. Terima kasih PNM,” ujarnya.

2. PNM beri ruang dan apresiasi bagi karyawan

PNM Mekaar Nasabah.jpg
Account officer (AO) PNM tidak hanya berperan sebagai pendamping, tetapi juga teman nasabah PNM dalam mengelola usahanya. (Dok. PNM)

Kisah-kisah tersebut mencerminkan bagaimana PNM tidak hanya berfokus pada pemberdayaan nasabah. PNM juga memberi ruang bagi karyawannya untuk tumbuh sebagai manusia yang utuh secara profesional, sosial, dan personal. 

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi tersebut, PNM secara konsisten memberikan reward kepada Insan PNM yang menunjukkan kinerja dan komitmen terbaik, salah satunya melalui program apresiasi berupa perjalanan wisata ke Thailand.

3. Tulus melayani nasabah

ae9fa87f-53e3-4b1c-8eed-83c807e646a7.jpeg
PNM membangun ekosistem usaha di tingkat akar rumput hingga berhasil membentuk 1.024 klasterisasi usaha bagi nasabahnya di seluruh Indonesia. (dok. PNM)

Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, menegaskan bahwa kekuatan utama PNM terletak pada nilai ketulusan Insan PNM dalam melayani.

“Bagi kami, mendampingi nasabah bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi panggilan hati. Insan PNM hadir untuk tumbuh bersama nasabah, merasakan perjuangan mereka, dan ikut menjaga harapan agar tetap menyala. Karena setiap perjuangan layak ditemani,” ujar Dodot.

Melalui semangat melayani sepenuh hati, PNM terus berupaya menciptakan lingkungan kerja yang memberi kesempatan untuk berkembang, menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, serta menginspirasi lebih banyak orang untuk memberi dampak nyata bagi masyarakat. (WEB)

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Evan Yulian
EditorEvan Yulian
Follow Us

Latest in Business

See More

IHSG Gak Goyang Seharian, Catat Rekor ATH Baru di Level 9.075

15 Jan 2026, 16:24 WIBBusiness