Jakarta, IDN Times - Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi di sektor hilirisasi mencapai Rp584,1 triliun sepanjang 2025. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 43,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengatakan, pemerintah terus menggenjot hilirisasi komoditas ekspor sumber daya alam agar mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional.
“Ini nilai tambah yang kita mau capture di Indonesia. Kenapa mau kita capture? Karena memang dampak secara ekonomi berkali-kali lipat,” ujar Rosan dalam konferensi pers Capaian Realisasi Investasi Januari–Desember 2025 dan Triwulan IV Tahun 2025 di kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, dikutip Jumat (16/1/2026).
