Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jasa Marga Catat Lonjakan Lalin Menuju Puncak dan Garut di H+1 Lebaran
Jalan Tol Ciawi. (dok. Jasa Marga)
  • Jasa Marga mencatat lonjakan 27,49 persen kendaraan meninggalkan Jabodetabek menuju Merak dan Puncak pada H+1 Lebaran, didorong oleh arus silaturahmi dan wisata.
  • Volume kendaraan di Jawa Barat meningkat signifikan, terutama di GT Cileunyi dengan kenaikan 42,66 persen menuju Rancaekek dan Garut serta peningkatan arus masuk ke Bandung melalui GT Pasteur.
  • Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada H+3 Lebaran, Jasa Marga mengimbau pengendara menjaga kondisi fisik, kendaraan, saldo e-toll, serta menggunakan satu kartu elektronik untuk transaksi tol.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Lonjakan volume kendaraan terjadi di ruas tol wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat pada H+1 Lebar 1447 Hijriah atau Minggu (22/3/2026). Arus silaturahmi dan wisata menjadi pendorong utama kepadatan.

Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) mencatat sebanyak 97.427 kendaraan meninggalkan Jabodetabek menuju arah Merak dan Puncak, naik 27,49 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal yang biasanya hanya mencapai 76.419 kendaraan.

Sementara itu di Jawa Barat, pergerakan menuju Bandung dan Rancaekek tercatat sebanyak 85.562 kendaraan, naik 29,54 persen dari angka normal. Sebaliknya, kendaraan yang mengarah ke Jakarta mencapai 74.975 unit atau meningkat sekitar 10,19 persen.

1. Arus wisata ke Puncak Bogor naik lebih dari 50 persen

Pemudik melintasi Gerbang Tol Cikupa (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Kenaikan paling mencolok terpantau di Gerbang Tol (GT) Ciawi 1. JMT mencatat ada 50.673 kendaraan yang mengarah ke Puncak Bogor, melonjak hingga 54,19 persen dari lalu lintas normal sebesar 32.865 kendaraan.

Kondisi serupa terjadi di GT Cikupa yang menjadi akses menuju Merak. Tercatat sebanyak 46.754 kendaraan melintas, meningkat sebesar 7,35 persen dibandingkan volume transaksi harian yang biasanya berada di angka 43.554 kendaraan.

2. Ribuan kendaraan padati wilayah Rancaekek dan Garut

Akses Km 149 Jalan Tol Padaleunyi. (Dok/Humas Jasa Marga).

Di wilayah Jawa Barat, GT Cileunyi menjadi titik tersibuk untuk akses menuju Rancaekek dan Garut dengan total 46.742 kendaraan, naik 42,66 persen dari lalin normal. Arah sebaliknya menuju Jakarta via GT Cileunyi, volume kendaraan 39.356 unit atau naik 18,76 persen.

Untuk akses masuk ke Kota Bandung melalui GT Pasteur, tercatat 38.820 kendaraan yang masuk, naik 16,62 persen. Sementara kendaraan yang meninggalkan Bandung menuju Jakarta mencapai 35.619 unit, naik 2,06 persen dari kondisi normal.

3. Puncak arus balik diprediksi mulai terjadi pada H+3 Lebaran

Ilustrasi arus balik Lebaran.IDN Times/Galih Persiana

Jasa Marga memprediksi kepadatan di wilayah Jabodetabek dan Bandung masih akan berlangsung hingga H+3 Idul Fitri. Momentum itu diperkirakan menjadi titik temu antara arus wisata, silaturahmi, serta dimulainya arus balik menuju Jakarta.

Menanggapi situasi ini, JMT mengimbau pengguna jalan untuk memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima. Selain itu, pengendara diminta memastikan kecukupan saldo e-toll dan BBM sebelum memulai perjalanan.

Pihaknya juga menekankan agar pengguna jalan menggunakan satu kartu elektronik yang sama saat melakukan tapping masuk maupun keluar, terutama di ruas tol dengan sistem transaksi tertutup seperti Cipularang, Padaleunyi, dan JORR II.

Editorial Team