ilustrasi fitur wishlist atau keranjang di online shop (pexels.com/Nataliya Vaitkevich)
Kalau kamu menjual produk yang visualnya kuat, punya cerita menarik, atau mudah dipromosikan lewat video, TikTok Shop cenderung lebih cuan cepat. Ini cocok buat produk fashion, aksesoris, kosmetik, atau barang unik.
Kalau kamu fokus ke produk kebutuhan sehari-hari, barang utilitarian, atau ingin jangka panjang dengan strategi yang stabil, Shopee kemungkinan masih unggul dari sisi volume dan kestabilan.
Tidak ada jawaban tunggal mana yang pasti paling cuan di 2026 — karena kedua platform punya kekuatan tersendiri. TikTok Shop unggul di dinamika konten dan impulsive buying, sementara Shopee lebih solid untuk transaksi yang terencana dan kurasi produk.
Strategi paling efektif justru bukan memilih salah satu, tapi memanfaatkan keduanya sesuai kekuatan produk dan pasar kamu. Dengan pendekatan yang tepat, kamu bisa “dual engine” memaksimalkan cuan dari tren tanpa mengorbankan kestabilan penjualan. Pulling strategy yang fleksibel di 2026 itu kunci.