Jakarta, IDN Times - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendorong Indonesia Investment Authority (INA) untuk memperbanyak pembangunan pelabuhan. Ini dilakukan sebagai strategi menekan biaya logistik nasional.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum Koordinator bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Kadin, Carmelita Hartoto, saat menjadi pembicara bersama Vice President of ESG INA, Fetriza Rinaldy dalam Semangat Awal Tahun (SAT) 2026 by IDN Times.
Carmelita menilai jalur laut lebih efisien dibandingkan jalur darat melalui tol. Carmelita menyatakan dukungannya terhadap investasi INA dalam pembangunan jalan tol.
“Saya sepakat mengenai pembangunan tol. Saya juga ingin mba (Fetriza dan INA) banyak bangun pelabuhan. Karena menurut saya biaya yang lebih murah lagi kalau pakai kapal dibanding dengan darat,” ujar Carmelita di IDN HQ, Kuningan, Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Menurut Carmelita, pengembangan pelabuhan tidak seharusnya hanya melibatkan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo). Namun juga melibatkan pihak swasta nasional.
“Bagaimana selain Pelindo, swasta-swasta nasional juga diikutsertakan,” kata Carmelita.
Sebelumnya, Fetriza memaparkan bagaimana INA berinvestasi dalam proyek strategis Pelabuhan Belawan yang bekerja sama dengan DP World. Menanggapi hal tersebut, Carmelita sepakat dan mencontohkan keterlibatan operator global sebagai referensi pengelolaan pelabuhan yang efisien.
“Ada DP world, kita perlu belajar dari mereka. Tapi kalau boleh, jangan hanya Pelindo. Tapi kasih juga untuk swasta-swasta nasional berperan dalam pelabuhan,” kata Carmelita.
Carmelita juga menyoroti pentingnya akses informasi yang adil bagi pelaku usaha nasional dalam proyek pelabuhan. “Kalau bisa swasta nasional lah (dilibatkan”. Kadang pihak swasta nasional tahunya belakangan. pengusaha asing tahu lebih dulu,” kata dia.
IDN Times kembali menggelar Semangat Awal Tahun (SAT) 2026 by IDN Times yang menjadi forum diskusi tahunan. Acara ini digelar di IDN HQ, Jakarta Selatan, pada 14-15 Januari 2026.
SAT 2026 by IDN Times menghadirkan sejumlah pemimpin nasional, pengambil kebijakan, pelaku industri, dan tokoh-tokoh inspiratif. Dengan tema 440 Hari Pemerintahan Presiden Prabowo: Menuju Pertumbuhan yang Berkualitas, SAT 2026 dirancang buat menjangkau Milenial dan Gen Z sekaligus menjadi wadah membahas isu-isu berkembang saat ini.
SAT 2026 juga menghadirkan Awarding Session sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh-tokoh inspiratif melalui penghargaan "Inspiring Newsmaker of The Year 2026".
