Jemaah Lansia sedang menunggu jasa pendorong kursi roda di Terminal Syib Amir, Masjidil Haram, Jumat (24/5/2024). IDN Times/Faiz Nashrillah
Operasional haji tahun ini juga memberi perhatian khusus pada jemaah lanjut usia dan berkebutuhan khusus. Menurut perkiraan, ada sekitar 18 ribu jemaah atau 18 persen dari total penumpang merupakan lansia berusia di atas 65 tahun.
Untuk itu, Garuda Indonesia menyiapkan berbagai fasilitas seperti wheelchair di setiap embarkasi, ambulift di Jakarta dan Solo, bus dengan toilet, hingga buggy car di Bandara Internasional King Abdulaziz.
Selain itu, layanan di dalam pesawat juga dioptimalkan, mulai dari dua kali makan utama, satu snack, inflight entertainment, hingga fasilitas portable bidet.
Garuda Indonesia juga memastikan kesiapan operasional dengan menyiapkan lebih dari 1.085 awak pesawat dan 139 petugas darat haji.
“Menjalankan amanah nasional dalam operasional penerbangan haji merupakan kolaborasi lintas sektor. Oleh karenanya, Garuda Indonesia terus berkoordinasi secara intensif bersama seluruh pemangku kepentingan di Indonesia dan di Arab Saudi demi memastikan kelancaran aspek operasional, layanan, tata kelola safety, hingga kenyamanan para jemaah dapat terjaga secara optimal,” tutur Glenny.
Sebagai informasi, fase keberangkatan haji berlangsung mulai 21 April hingga 21 Mei 2026. Sementara itu fase pemulangan dijadwalkan pada 1 hingga 30 Juni 2026.