Jakarta, IDN Times – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, meminta seluruh kementerian dan lembaga (K/L) memetakan kebutuhan pegawai. Pemetaan ini mencakup posisi yang perlu ditambah hingga yang harus dikurangi.
Hasil tersebut nantinya akan menjadi acuan dalam pembukaan seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) atau Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026.
Terdapat 48 kementerian dan lembaga yang terlibat dalam proses pemetaan tersebut. Rini meminta seluruh K/L itu menyerahkan rincian kebutuhan pegawai.
Ia menegaskan perhitungan kebutuhan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan harus disusun sesuai peta jalan lima tahun ke depan.
“Saya sudah meminta mereka (48 kementerian) untuk melakukan analisis kebutuhan sesuai strategi lima tahun ke depan, sehingga kita bisa melihat apakah nanti akan ada positive growth pada jabatan tertentu, perlu minus growth, atau tetap seperti sekarang,” ujar Rini di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis (11/12/2025).
